Iklan

 
Friday, May 31, 2013

Nilai UN 2013 Tertinggi Diraih SMPN 1 Magelang - Berkat Guru Profesional

0 comments
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengumumkan 10 sekolah menengah pertama (SMP) yang berhasil meraih rata-rata nilai Ujian Nasional (UN) murni tertinggi pada tahun ajaran 2012-2013. Ranking pertama nasional berhasil ditempati SMP Negeri 1 Magelang, Jawa Tengah. SMP Negeri 1 Magelang yang terletak di Jalan Pahlawan 66 Magelang membawahi sekolah lain diantaranya SMP Negeri 115 Jakarta Selatan, SMP LabSchool Kebayoran Jakarta Selatan, dan SMPN 1 Lamongan, Jawa Timur.

Sementara itu di Jateng, Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kota Magelang berhasil menduduki peringkat teratas secara nasional. Satuan pendidikan tersebut berdasarkan nilai UN berhasil mencapai rata 9,14.

Adapun, selain satuan pendidikannya terdapat tiga siswa dari Jateng yang duduk diposisi sepuluh besar pada UN tahun ini. Di antaranya, Setiati Nur Chasanah dari SMP Negeri 1 Kota Magelang (peringkat 8), Maratus Solichah dari SMP Negeri 1 Salaman (peringkat 9), dan Farrel Gerard Adeovinsonrey dari SMP Masehi Temanggung (peringkat 10) dengan masing-masing memperoleh nilai rata-rata UN 9,84.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Nur Hadi Amiyanto mengatakan, sangat mengapresiasi dengan prestasi yang diraih sekolah dan siswa dari Jateng tersebut.

Kepala SMP Negeri 1 Kota Magelang Kunadi di Magelang, Sabtu 1 Juni, menyebutkan dari 162 siswa peserta UN, sebanyak 71 siswa di antaranya meraih nilai matematika 10, kemudian dua anak dengan nilai bahasa Inggris 10, dan tiga anak dengan nilai IPA 10. Menurutnya prestasi ini kami raih tidak semudah membalik telapak tangan. Tim guru
memang solid, selalu kooperatif baik guru mata pelajaran (mapel) UN maupun mapel non-UN.

Ia mengatakan untuk dapat meraih prestasi tersebut, tim guru mapel UN mempunyai strategi, antara lain mengutamakan proses dan kualitas pembelajaran. Ia juga mengatakan bahwa guru-guru di SMP Negeri 1 Kota Magelang profesional, bersinergi dengan mengutamakan mutu proses untuk meningkatkan dan mempertahankan prestasi. Dikatakannya beberapa bulan sebelum pelaksanaan UN, anak-anak diberi fotokopi soal-soal ujian secara gratis, kemudian dibahas bersama guru mata pelajaran yang bersangkutan.

Sebagai info, SMP Negeri 1 Magelang merupakan sebuah sekolah yang jika dibandingkan dengan Sekolah lain, memiliki nilai perjuangan yang ikut serta dalam meraih dan mempertahankan Kemerdekaan dari penjajah Jepang. Hal ini terbukti bahwa di lokasi lingkungan sekolah, terdapat tugu Pahlawan "Rantai Kencana", untuk mengenang 3 orang siswa yang gugur membela gurunya yang pada waktu itu disekap oleh tentara Jepang.

Selain itu kami lihat pihak SMPN 1 Magelang mengembangkan e-Learning untuk pembelajaran. Semoga bermanfaat, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Diolah dari berbagai sumber


Read more

Pengumuman Kelulusan UN SMP 2013 di Jateng Disampaikan Sore

0 comments
Berbeda dengan daerah lain, pengumuman Kelulusan UN SMP/MTs sederajat tahun 2013 di Jawa Tengah (Jateng) akan disampaikan nanti sore sekitar pukul 15.00 WIB. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Jateng, Nur Hadi Amiyanto, di Jateng pengumuman dilaksanakan di masing-masing sekolah di kabupaten/kota serentak akan dilakukan hari ini, Sabtu (1/6) pada pukul 15.00.

Pihaknya berharap dinas pendidikan kota/kabupaten dan jajarannya dapat mengendalikan para siswa dalam melampiaskan kegembiraannya. Adapun, pakaian seragam pantas pakai lulusan lebih baik disumbangkan kepada yang berhak menerima.

Kelulusan Ujian Nasional (UN) SMP Jateng tahun ini mencapai angka 99,77%. Prosentase tersebut mengalami peningkatan dibandingkan hasil UN SMP tahun sebelumnya. Pada tahun ajaran 2011/2012 angka kelulusan Jateng 99,154%, namun di tahun ini meningkat 0,616% menjadi 99,77%.

Secara terperinci untuk jenjang SMP jumlah peserta 372.279 siswa, lulus 371.517 siswa (99,795%) dan tidak lulus 762 (0,205%). Jenjang MTs jumlah peserta 116.444 siswa, lulus 116.185 (99,778%), tidak lulus 259 siswa (0,222%). Jenjang SMP Terbuka jumlah peserta 3.509 siswa, lulus 3.397 (96,808%), tidak lulus 112 (3,192%). Jenjang SMPLB jumlah peserta 167 siswa, lulus 167 siswa (100%).

Nur Hadi Amiyanto mengatakan, dari total jumlah peserta UN SMP sebanyak 492.339 siswa di 4.787 sekolah, 491.266 siswa berhasil menyelesaikan studi di jenjang tersebut. Sedangkan, sebanyak 1.133 siswa atau 0,23% tidak lulus.

Dinas Pendidikan Kota Semarang juga mengikuti aturan atau kebijakan pengumuman sore hari. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bunyamin, kelulusan sekolah menengah pertama dan sederajat 2013 di Kota Semarang akan diumumkan serentak, hari ini Sabtu (01/06/2013) sore hari pukul 15.00 WIB. Hal itu sama seperti pada pengumuman kelulusan jenjang SMA dan sederajat lalu yang dilakukan serentak seluruh sekolah pada sore hari.

Menurut Bunyamin, pengumuman kelulusan pada sore hari, untuk mencegah siswa merayakan kelulusan dengan euforia, seperti corat-coret seragam, dan sejumlah kegiatan lain yang tidak perlu. Kalau untuk SMP, memang tidak ada yang merayakannya dengan konvoi kendaraan bermotor seperti halnya SMA, tetapi setidaknya hal-hal yang sifatnya tidak perlu untuk merayakan kelulusan perlu diantisipasi.

Menurutnya juga daripada seragam sekolah dicorat-coret, lebih baik dikumpulkan kepada sekolah untuk selanjutnya disumbangkan kepada mereka yang membutuhkan. Banyak yang masih membutuhkan, terutama adik-adik kelasnya.

Pihaknya juga mengimbau sekolah tidak menempelkan pengumuman kelulusan di lingkungan sekolah, namun dilakukan melalui website yang dimiliki sekolah, atau bisa dilakukan dengan mengirim surat ke rumah siswa. Sekolah juga bisa mengundang orang tua langsung datang ke sekolah untuk menerima pengumuman kelulusan, tetapi yang jelas sekolah tidak diperbolehkan mengundang siswa langsung untuk pengumuman kelulusan UN SMP di Semarang.

Diolah dari berbagai sumber


Read more

Kemdikbud Siapkan Hadiah Untuk Peraih UN Tertinggi

0 comments
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) sudah memikirkan untuk memberi hadiah untuk para siswa SMP/MTs berprestasi dengan nilai rata-rata UN murni tertinggi. Untuk penghargaan, pihak Kemdikbud sudah mengirim surat kepada Presiden agar anak-anak SMP bernilai UN terbaik bisa mendapat piagam penghargaan dari Presiden. Kalau tidak dari Presiden, paling tidak dari Kemdikbud, Demikian dikatakan Mendikbud M. Nuh pada jumpa pers di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, di Jakarta, Jumat 31 Mei.

Menurut beliau, setidaknya ada tiga jenis hadiah yang dipastikan pihak Kemdikbud untuk diberikan kepada para siswa SMP berprestasi itu, yakni piagam penghargaan, kepastian kesempatan masuk SMA terbaik, dan beasiswa.

Selanjutnya, pihaknya akan memastikan para siswa SMP dengan nilai UN tertinggi itu dapat lulus seleksi dan mendapat kesempatan besar untuk masuk SMA terbaik di wilayahnya masing-masing. Selain itu, mereka juga akan diberi beasiswa bila sudah diketahui SMA mana yang mereka tuju.

Mendikbud mengumumkan 12 murid SMP sederajat dengan nilai rata-rata UN murni tertinggi untuk tahun ajaran 2012-2013, di mana tiga orang murid mendapat nilai 9,90. Berikut peraih nilai rata-rata UN SMP tertinggi:

1. Stella Angelina dari SMP Kasih Karunia, Jakarta Barat dengan nilai 9,90
2. Petra Julian Abigail dari SMP Tarakanita 4, Jakarta Timur juga dengan nilai 9,90
3. Anak Agung Ayu Vira Sonia dari SMPN 1 Denpasar, Bali, juga mendapat skor 9,9
4. Jessica Jane dari SMP Kristen 1 BPK Penabur, Jakarta Pusat, dengan nilai 9,89
5. Shofiya Qurrotu A`Yunin dari MTS Negeri 1 Malang dengan nilai 9,85
6. Cahaya Carla Bangsawan dari SMP Negeri 2 Bandarlampung dengan nilai 9,85
7. Kirana Widiani Lestari dari SMP Negeri 85 Jakarta Selatan, dengan skor 9,84
8. Setiati Nur Chasanah dari SMPN 1 Magelang juga dengan nilai 9,84
9. Maratus Solichah SMPN 1 Salaman, Kabupaten Magelang, Jateng 9,84.
10. Farrell Gerard Adeovinson Rey SMP Masehi Temanggung, Kab Temganggung, Jateng 9,84.
11. Juligo Al Paraby Saragih SMP Al-Muslimin Pandan, Tapanuli Tengah, Sumut 9,84.
12. Biani Masita Himawan SMP N1 Denpasar, Kota Denpasar, Bali 9,84.


Dari 12 siswa SMP/MTs yang mendapat nilai rata-rata UN murni tertinggi, sebagian besarnya adalah perempuan, mereka terdiri atas sembilan murid perempuan dan tiga murid laki-laki. Menurut Mendikbud kita harus memberi penghargaan pada kaum perempuan yang semakin maju. Perempuan harus diakui kepandaiannya.



Read more

Pengumuman Kelulusan UN SMP 2013 di Jabar via Website Sekolah dan Jasa Pos

0 comments
Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Wahyudin Zarkasyi menghimbau sekolah tidak mengumumkan kelulusan UN SMP di Jabar lewat papan pengumuman. Dengan alasan jika ada siswa yang belum dinyatakan lulus dan namanya terpampang di papan pengumuman, itu sama saja vonis bagi dia dan pasti ada tekanan mental. Tugas kita adalah membantu dan memfasilitasi siswa yang bersangkutan.

Disampaikan Wahyudin, pengumuman UN dilaksanakan secara berbeda di tiap sekolah. Hal ini didasari tingkat kelulusan di sekolah yang bersangkutan. Jika sekolah yang bersangkutan siswanya lulus 100%, maka boleh diumumkan lewat website sekolah. Tetapi jika tidak lulus 100% pengumuman dilakukan lewat pos.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Bandung mengimbau semua SMP Kota Bandung untuk menyampaikan kelulusan melalui layanan pos. Meskipun teknik kelulusan merupakan kewenangan sekolah dan diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing sekolah. Menurut pendangannya pada prinsipnya pengumuman kelulusan ini bergantung budaya dan lingkungan masing-masing sekolah. Bisa melalui pos atau bisa mengundang orangtua siswa ke sekolah untuk menyampaikannya secara langsung. Yang penting hasilnya tetap tersampaikan.

Menurut Adjat, pihaknya sudah menyampaikan kepada seluruh kepala sekolah untuk melakukan antisipasi terhadap segala kemungkinan, yang bisa terjadi saat pengumuman kelulusan. Oleh karena itu, meski teknik kelulusan diserahkan ke sekolah, disarankan pengumuman dilaksanakan melalui pos.

Prestasi yang diperoleh Jawa Barat pada UN setingkat SMP tahun ini, rata-rata total nilai UN adalah 26,12. Secara rinci per mata pelajaran yang diujikan adalah, untuk bahasa Indonesia sebesar 7,29, bahasa Inggris (6,35), matematika (6,12), dan IPA (6,36).

Diakui Wahyudin, dari hasil tersebut terjadi penurunan rata-rata nilai dibanding tahun sebelumnya. Penurunan nilai sebanyak 0,01 dari tahun sebelumnya. Sedangkan nilai UN tertinggi diperoleh Lowilius Wiyono dari SMP Kristen Penabur, Harapan Indah Bekasi, dengan jumlah nilai UN murni 39,15. Dengan rincian nilai bahasa Indonesia (9,60), bahasa Inggris (9,80), matematika (10), dan IPA (9,75).

Namun pengumuman belum bisa disampaikan pada sekitar 149 siswa setingkat SMP di Jawa Barat belum dinyatakan lulus pada pengumuman Ujian Nasional (UN), hal tersebut disinyalir karena kesalahan teknis. Sedangkan 99,98 persen siswa dipastikan lulus UN SMP 2013 ini. Kesalahan teknis yang dimaksud adalah memasukkan nomor induk, sehingga nilainya belum keluar.

Terkait 10 besar provinsi rata-rata nilai UN murni SMP tertinggi, Jabar tahun ini tidak meraihnya. Berbeda dengan tingkat SMA sederajat Jawa barat Ranking 1 secara nasional.
Read more

Inilah 12 Siswa Peraih Nilai Terbaik UN SMP 2013

0 comments
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) merilis 12 peserta UN SMP/MTs meraih nilai tinggi dalam Ujian Nasional (UN) SMP/MTs tahun pelajaran 2012/2013.

Mendikbud Mohammad Nuh di Jakarta, Jumat 31 Mei, menjelaskan ada tiga siswa yang meraih nilai tertinggi yang sama. Mereka adalah siswa yang meraih nilai 9,90.

Ketiga orang itu adalah Stella Angelina dari SMP Kasih Karunia, Jakarta Barat, DKI Jakarta, Petra Julian Abigail dari SMP Tarakanita 4, Jakarta Timur, DKI Jakarta, dan Anak Agung Ayu Vira Sonia dari SMPN 1 Denpasar, Kota Denpasar, Bali. Lalu, Jessica Jane (SMP Kristen 1 BPK Penabur, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta) dengan nilai 9,89.

Berikut kami sampaikan peserta UN SMP/MTs terbaik 2013 selengkapnya :

No.Nama SiswaAsal SekolahNilai
1 Stella Angelina SMP Kasih Karunia DKI Jakarta 9,90
2 Petra Julian Abigail SMP Tarakanita 4, Jakarta Timur 9,90
3 Anak Agung Ayu Vira Sonia SMPN 1 Denpasar 9,90
4 Jessica Jane SMP Kristen 1 BPK Penabur, Kota Jakarta Pusat 9,89
5 Shofiya Qurrotu A'yunin MTs Negeri 1 Malang, Jawa Timur 9,85
6 Cahaya Carla Bangsawan SMPN 2 Kota Bandarlampung, Lampung 9,85
7 Kirana Widiani Lestari SMP Negeri 85, Jakarta Selatan 9,84
8 Setiati Nur Chasanah SMPN 1 Magelang, Kota Magelang, Jateng 9,84
9 Maratus Solichah SMPN 1 Salaman, Kabupaten Magelang, Jateng 9,84
10 Farrell Gerard Adeovinson Rey SMP Masehi Temanggung, Kab Temganggung, Jateng3 9,84
11 Juligo Al Paraby Saragih SMP Al-Muslimin Pandan, Tapanuli Tengah, Sumut 9,84
12 Biani Masita Himawan SMP N1 Denpasar, Kota Denpasar, Bali 9,84


Selain itu Kemdikbud juga menyampaikan 10 SMP/MTs dengan rerata nilai UN tertinggi dimana ranking 1 ditempati SMPN 1 Magelang, Jawa Tengah dengan nilai 9,14. Sedangkan 10 provinsi dengan rerata UN murni tertinggi diduduki DKI Jakarta dengan nilai 7,50.

Semoga bermanfaat, Amin Ya Rabbal Alamin!


Read more

10 Provinsi Peraih Nilai UN SMP tertinggi

0 comments
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menyatakan DKI Jakarta sebagai provinsi dengan rata-rata nilai Ujian Nasional (UN) 2013 murni tertinggi untuk tingkat SMP dan sederajat. Menurut Menteri, nilai rata-rata UN murni SMP di DKI Jakarta 7,50.

Siswa SMP dengan rata-rata nilai UN murni tertinggi tahun ajaran 2012-2013 beberapa juga berasal dari DKI Jakarta, yakni Stella Angelina dari SMP Kasih Karunia di Jakarta Barat dengan rata-rata nilai 9,90 dan Petra Julian Abigail dari SMP Tarakanita 4 Jakarta Timur dengan rata-rata nilai 9,90.

Berikut daftar provinsi peraih nilai UN SMP tertinggi di Indonesia tahun 2013 dengan rata-rata nilai UN murni SMP tertinggi:


No.Nama ProvinsiNilai
1 Provinsi DKI Jakarta 7,50
2 Sumatera Utara 7,10
3 Sumatera Selatan 6,75
4 Papua Barat 6,67
5 Jawa Timur 6,61
6 Kalimantan Tengah 6,55
7 Bali 6,45
8 Nusa Tenggara Barat 6,44
9 Kalimantan Selatan 6,42
10 D.I. Yogyakarta 6,39


Presentase terkecil yang tak lulus yaitu DKI Jakarta. Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh, hanya ada seorang siswa yang tak lulus.

Berarti angka ketidaklulusan UN SMP di Jakarta sama dengan tahun 2012. Pada tahun itu dari total 132.328 siswa SMP yang mengikuti UN, hanya satu siswa yang tidak lulus. Penyebab ketidaklulusan siswa tersebut karena yang bersangkutan tak mengikuti UN pada hari terakhir.

Copyright © 2013 Pengumumanun.com all rights reserved

Read more

10 Sekolah Bernilai UN SMP Terbaik 2013

0 comments
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mewakili Pemerintah mengumumkan 10 sekolah menengah pertama (SMP) yang berhasil meraih rata-rata nilai Ujian Nasional (UN) murni tertinggi pada tahun ajaran 2012-2013.

"Seperti biasa, tiap tahunnya ada 10 sekolah yang mendapatkan rata-rata nilai UN murni tertinggi, dan lima diantaranya dari DKI Jakarta," kata Mohammad Nuh pada jumpa pers di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, Jumat tanggal 31 Mei 2013.

Sekolah menengah pertama (SMP) yang berhasil mencapai nilai rata-rata UN murni tertinggi adalah sebagai berikut:

  1. SMP Negeri 1 Magelang, Jawa Tengah, dengan nilai rata-rata UN murni mencapai 9,14.
    SMP Negeri 1 Magelang merupakan sekolah menengah pertama unggulan di provinsi Jawa Tengah. SMP Negeri 1 Magelang terletak di Jalan Pahlawan 66 Magelang sekitar 500 m sebelah selatan Taman Kota Bada'an.
  2. SMP Negeri 115 Jakarta Selatan dengan nilai 9,11
    SMP Negeri 115 jakarta berlokasi di Jalan Tebet Utara III Jakarta Selatan. SMP negeri 115 Jakarta sering disebut SMABELS. Di SMP ini telah tercatat berbagai prestasi diukir oleh siswa-siswinya, bahkan SMP Negeri 115 Jakarta ini merupakan pemasok terbesar siswa-siswi SMA Negeri 8 Jakarta yang merupakan sekolah SMA unggulan di DKI Jakarta. Hal ini tentu tak terlepas dari pembinaan para guru di sekolah ini. Dari tahun-ke tahun hingga kini banayak lulusan SD se DKI Jakarta yang berlomba-lomba ke SMP Negeri 115 Jakarta.
  3. SMP LabSchool Kebayoran Jakarta Selatan dengan nilai 9,08.
  4. SMPN 1 Lamongan, Jawa Timur dengan nilai 9,06.
  5. SMPN 1 Tanjungbumi, Jawa Timur dengan nilai 9,05.
  6. SMPN 1 Denpasar, Bali dengan nilai 9,05.
  7. SMP Kanisius Jakarta Pusat 9,03.
  8. SMP Kristen 2 Penabur 9,01.
  9. SMPN 49 Jakarta Timur 8,98.
  10. SMPN 1 Surabaya dengan nilai 8,97.


Selanjutnya, Menteri Nuh mengatakan ada beberapa sekolah yang meraih nilai rata-rata UN murni lebih tinggi dari nilai rata-rata sekolah.

"Kami beri penghargaan tinggi kepada sekolah-sekolah yang rata-rata nilai UN murninya lebih tinggi dari rata-rata nilai sekolah," katanya.

Beliau menyebutkan beberapa sekolah yang dimaksud, antara lain SMP Kasih Karunia yang meraih nilai rata-rata murni UN sebesar 8,6 dan nilai rata-rata sekolah 7,8. Kemudian, SMP Nurul Urum, Sampang yang meraih nilai rata-rata murni UN sebesar 8,76 dan nilai rata-rata sekolah 7,09.

Mendikbud juga mengatakan rata-rata nilai sekolah dari seluruh SMP di Indonesia adalah 8,2. Sementara itu, nilai rata-rata UN murni SMP sederajat tahun ini adalah 6,1, yakni turun sebanyak 1,37 poin dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 7,47.

Menurutnya, nilai rata-rata UN murni SMP sederajat yang turun itu disebabkan komposisi soal UN yang sulit meningkat sebesar 10 persen pada UN tahun ini dibanding soal UN SMP pada tahun ajaran 2011-2012.



Read more

Kemdikbud Umumkan Hasil UN SMP 2013

0 comments
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah mengumumkan hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs. Dari seluruh 3.667.241 peserta Ujian Nasional (UN) SMP/MTs tahun pelajaran 2012/2013, sebanyak 3.650.625 atau 99,55% dinyatakan lulus.

Sedangkan pada tahun 2012, dari jumlah peserta sebanyak 3.681.920 siswa sekitar 99,57 persen berhasil lulus UN. Tingkat kelulusan UN SMP/MTs sederajat tahun pelajaran ini menurun 0,02% dibanding tahun 2012, yaitu 99,57% dari total peserta 3.681.920 siswa.

UN SMP/MTs Tahun Pelajaran 2012/2013 diikuti oleh sebanyak 48.893 sekolah. Dari jumlah tersebut sebanyak 44.915 sekolah atau 91,86% berhasil meluluskan 100% siswa mereka.

Hal tersebut dijelaskan Mendikbud M Nuh di kantor Kemdikbud, Jakarta, Jumat 31 Mei 2013, pada pengumuman kelulusan UN SMP/MTs 2013 yang akan diumumkan hari ini Sabtu 1 Juni. Dalam kesempatan itu, Menteri Nuh didampingi Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan(BSNP) Aman Wirakartakusumah dan Kabalitbang Kemdikbud Khairil Anwar Notodiputro.

Menurut Mendikbud, sebanyak 16.616 peserta ujian atau 0,45% dinyatakan tidak lulus. Untuk distribusi ketidaklulusannya, sebanyak 16.593 peserta ujian yang tidak lulus dikarenakan rata-rata nilai akhir kurang dari 5,5. Ia menjelaskkan jika hanya menggunakan UN murni sebagai penentu kelulusan, hanya 44,45% siswa peserta UN SMP/MTs yang bisa lulus. Adapun distribusi ketidaklulusan yang disebabkan rerata nilai akhirnya di bawah 5,5 sebanyak 1.406.207 atau 38,35%.

Hasil UN SMP sederajat tahun ini menurut hemat kami cukup baik, apalagi kalau kita bandingkan dengan tahun 2011. Pada tahun 2011 sebanyak 20.234 siswa dari total 3.660.803 siswa atau 0,55 persen jumlah peserta ujian nasional jenjang SMP/MTs tahun 2010/2011 tidak lulus. Selain itu terdapat pula 12 sekolah yang 100 persen siswanya tidak lulus dengan jumlah 91 siswa.

Mari kita lihat perbandingannya antara tahun 2011 dan tahun 2012:

Perbandingan Hasil UN SMP/MTs/Terbuka - Negeri dan Swasta


Hasil UN


Tahun Bhs Indonesia Bhs Inggris Matematika IPA TR R
2011 7.12 7.52 7.30 7.41 29.35 7.34
2012 8.01 6.82 7.54 7.54 29.91 7.48


Hasil Ujian Sekolah



Tahun Bhs Indonesia Bhs Inggris Matematika IPA TR R
2011 8.03 7.83 7.79 7.87 31.52 7.88
2012 8.05 7.85 7.78 7.88 31.56 7.89


Hasil Akhir


Tahun Bhs Indonesia Bhs Inggris Matematika IPA TR R
2011 7.49 7.65 7.50 7.60 30.24 7.56
2012 8.03 7.23 7.64 7.68 30.58 7.65

Keterangan:
- TR = Total Rata-rata
- R = Rata-rata

Sumber: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan


Menurut Menteri soal UN SMP sederajat tahun 2013 terjadi peningkatan 10% soal sulit, yakni menjadi 20%, dan soal mudah diturunkan dari 20% menjadi 10%. Untuk persentase soal sedang tetap 70%. Beliau juga menghimbau pada siswa yang tidak lulus tahun ini, Nuh berharap tidak berputus asa karena bisa mengikuti jalur Paket B. Sebagai info bahwa ujian nasional Paket B / Wustha periode II dijadwalkan sekitar 1 bulan lagi yakni dari tanggal 1 Juli s.d. 3 Juli 2013.

Demikian informasi Pengumuman UN SMP 2013 kami sampaikan, semoga bermanfaat! Amin Ya Rabbal Alamin!


Read more

Pengumuman UN SMP 2013 Online - DKI Jakarta

0 comments
Pengumuman kelulusan UN SMP/MTs sederajat 2013 di DKI Jakarta bisa diakses secara online, sehingga siswa tidak perlu datang ke sekolah. Pengumuman bisa diakses mulai tanggal 1 Juni 2013 Jam 10.00 WIB Untuk SMP/MTs sederajat.
Situs yang dimaksud adalah simdik.info yang dikelola oleh team Sistem Informasi Manajemen Pendidikan yang beralamat sekretariat di Jl. K. H. Hasyim Ashari No. 7, Pedurenan - Kota Tangerang 15159 (Prabu.Net - Sebelah kanan Alfa Midi, depan Komp. Ciledug Indah II) sedangkan alamat kantornya di PPGTK, Pusat Pelatihan Guru dan Tenaga Kependidikan (d/h PKG) Jl. Jatinegara Timur IV Rawabunga (samping SMAN 54) Jakarta Timur.

Agar Anda dapat mengakses hasil pengumuman, maka para siswa peserta UN SMP sederajat harus mempersiapkan no. ujian dan tanggal lahir, sebagai username dan password.

Caranya, silakan buka simdik.info kemudian anda akan sampai pada laman yang berisi atikel kriteria kelulusan UN. Di bagian bawah kalau adik sudah selesai membaca, silakan submit "SAYA MEMAHAMI DAN MENYETUJUI KRITERIA DIATAS".

Selanjutnya anda akan melihat laman pengumuman yang bertuliskan "PENGUMUMAN UJIAN NASIONAL ONLINE PROVINSI DKI JAKARTA".

Setelah anda memastikan memilih tingkatan SMP/MTs, trus Masukkan no. peserta ujian nasional, selanjutnya masukan tanggal lahir. Cara memasukkan tanggal lahirnya misalnya tanggal lahir adik 14 Maret 1998 maka isi: 140398.

Nah kalau sudah memasukkan tanggal lahir, silakan adik submit "LIHAT HASIL", gampang khan?

Kami berharap adik-adik siswa SMP/MTs sukses dalam ujian nasional, semoga bermanfaat! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!


Read more
Wednesday, May 29, 2013

Pengumuman Hasil Kelulusan UN SMP 2013

2 comments
Jadwal Pengumuman UN SMP/MTs sederajat tahun pelajaran 2012/2013, tidak mengalami perubahan. Berdasar pada Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan No. : 0020/P/BSNP/I/2013 pengumuman kelulusan peserta UN SMP/MTs/SMPLB, dan Paket B pada tanggal 1 Juni 2013.

Penyelenggaraan ujian nasional SMP yang dimulai hari Senin 22 April s.d. 25 April 2013, secara umum lebih baik dibandingkan dengan penyelenggaraan UN SMA sederajat yang dgelar seminggu sebelumnya. Meskipun demikian, di sejumlah daerah masih ditemukan kelambatan distribusi soal, bahkan penundaan UN. Namun di Kalimantan Timur yang sempat terkendala distribusi soal di tingkat SMA, dilaporkan tak bermasalah. Menurut Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Musliar Kasim, penyelenggaraan ujian nasional (UN) di Kalimantan Timur tidak ada lagi masalah.

Menurutnya UN tingkat SMP yang digelar serentak mulai Senin 22 April. Dikatakan tidak ada masalah dalam pengiriman soal dari Jakarta dan pendistribusiannya ke daerah-daerah. Sabtu sore tanggal 20 April semua sudah diterima. Hari Minggu sudah sampai di kantor Dinas Pendidikan setempat, dan Senin dini hari sudah diambil kepala-kepala sekolah.

Di Sumatera Utara, yang pelaksanaan ujian nasional (UN) SMA-nya terlambat seminggu, sukses dilaksanakan secara bersamaan dan relatif lancar. Sebagian besar soal terdistribusi dengan baik ke sekolah-sekolah.

Di Merauke, Provinsi Papua, distribusi soal juga berjalan lancar sehingga UN SMP bisa diselenggarakan serentak mulai Senin kemarin. ”Kami belum menerima laporan serius menyangkut kekurangan soal,” kata Ketua Panitia Ujian Nasional Provinsi Papua Leonard Benaino di Jayapura.

Setelah ujian SMP/MTs dilaksanakan maka panitia melaksanakan serangkaian kegiatan mulai dari pemindaian hasil UN 2013 s.d. pengumuman hasil ujian nasional. Berikut ini kami sampaikan ilustrasinya:



Jadwal Pengumuman UN SMP/MTs 2013



No.Kegiatan Penanggung JawabTanggal
1 Pengumuman kelulusan SMP/MTs, SMPLB dan Paket B/Wustha Penyelenggara UN Satuan Pendidikan 1 Juni 2013
2 Pengisian dan distribusi SKHUN SMP/MTs dan SMPLB oleh Dinas Pendidikan Provinsi Dinas Pendidikan Provinsi 1-14 Juni 2013

Menurut Prosedur Operasi Standar UN SMP, bahwa pengumuman kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan SMP/MTs, SMPLB, SMALB, dan Paket B/Wustha paling lambat tanggal 1 Juni 2013. Kegiatan tersebut merupakan tanggung jawab Sekolah/madrasah/ Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dan Sanggar Kegiatan Belajar.

Perlu juga kami sampaikan terkait kriteria kelulusan sebagai pedoman bagi siswa dan guru, karena bagaimana pun kriteria kelulusan adalah persyaratan pencapaian minimal untuk dinyatakan lulus. Dijelaskan dalam POS UN SMP sederajat bahwa kelulusan UN SMP sederajat tahun pelajaran 2012/2013 ditentukan berdasarkan NA. NA atau nilai akhir adalah nilai gabungan antara Nilai S/M/PK dari setiap mata pelajaran yang diujikan secara nasional dan Nilai UN.

Sementara kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan guru berdasarkan kriteria kelulusan sebagai berikut :

a. siswa menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
b. siswa memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan;
c. lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan
d. lulus Ujian Nasional.

Siswa SMP/MTs sederajat dinyatakan lulus UN jika nilai rata-rata dari semua nilai akhir paling rendah 5,5 dan nilai minimal per mata pelajarannya 4,0. Itu yang harus dipenuhi.

Pengertian nilai akhir sendiri, merupakan kombinasi dari nilai sekolah dari mata pelajaran yang diujikan secara nasional dengan bobot 40 persen dan nilai UN dengan bobot 60 persen. Sementara nilai sekolah diperoleh dari gabungan 40 persen nilai rapor dan 60 persen nilai Ujian Sekolah.

Hal ini benar ditegaskan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud, Khairil Anwar Notodiputro, bahwa autran tersebut berlaku untuk semua jenjang baik SD, SMP dan SMA. Kalau SMK ada nilai kompetensi keahlian kejuruan denga kriteria kelulusan minimal 6,0.

Demikian informasi Pengumuman Kelulusan UN SMP 2013 kami sampaikan, semoga bermanfaat! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Sumber:
- Permendikbud No. 3 TAHUN 2013 Tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Kesetaraan dan Ujian Nasional.
- Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan No. : 0020/P/BSNP/I/2013
Copyright © 2013 PengumumanUn.com all rights reserved

Read more

Jadwal Pengumuman UN SD/MI Tidak Berubah

0 comments
Meski diwarnai permasalahan dalam pelaksanaan UN SMA sederajat, namun tidak mempengaruhi jadwal pengumuman UN SD/MI sederajat. Begitu juga wacana Ujian Nasional untuk tingkat SD dihapuskan tidak berpengaruh terhadap proses pengumuman, Pengumuman UN SD tetap dijadwalkan paling lambat tanggal 8 Juni 2013.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyatakan optimis pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat sekolah dasar dapat berjalan lancar dan serentak. "Di semua provinsi on-schedule, termasuk di Papua dan wilayah Indonesia Timur sesuai jadwal semua. Kami yakin, insya Allah bisa terlaksana, sudah serentak," kata Mendikbud ketika meninjau pelaksanaan UN tingkat SD di Sub Rayon SD Negeri Kemanggisan 10 Pagi Palmerah Jakarta Barat, hari ini Senin (6/5).

UN tingkat SD mengujikan Bahasa Indonesia di hari pertama ini. Pada hari kedua diujikan Matematika, dan disusul Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada hari ketiga.

Berikut kami sampaikan jadwal pengumuman UN SD/MI sederajat :

No.Kegiatan Penanggung JawabTanggal
1 Pengiriman hasil UN SD/MI, SDLB oleh penyelenggara UN Tingkat Provinsi ke Penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota -- paling lambat tanggal 3 Juni 2013
2 Pengumuman kelulusan peserta didik SD/MI, SDLB dan Paket A -- paling lambat tanggal 8 Juni 2013


Semoga informasi jadwal UN SD bermanfaat, Amin!

Read more

Penyelenggaraan UN SMP 2013 di Banten Relatif Lancar

0 comments
Penyelenggaraan UN SMP/MTs sederajat termasuk Paket B/Wustha tahun 2013 di Pemprov Banten berjalan relatif lancar. Kegiatan ujian nasional diikuti sebanyak 174.124 siswa SMP dan sederajat. Menurut Sekretaris Panitia Penyelenggara UN 2013 Provinsi Banten Rudi Darmawan, ujian nasional SMP dan sederajat tahun ini diikuti 174.124 peserta, dengan rincian 121.808 siswa SMP, 45.637 murid MTs, sebanyak 6.639 orang mengikuti paket B, dan 40 anak dari SMPLB.

Peserta UN paling banyak dari Kabupaten Tangerang mencapai 44.041 orang, disusul Serang 27.504 siswa, Kota Tangerang 24.125 murid, Kabupaten Lebak 21.831 anak, Pandeglang 21.226 peserta, dan Kota Tangerang Selatan 17.540 anak didik. Selanjutnya dari Kota Serang sebanyak 10.501 siswa dan Kota Cilegon hanya 7.356 murid.

Beberapa minggu yang lalu juga ada kegiatan ujian susulan yang diikuti siswa yang berhalangan hadir dikarenakan sakit. Menurut Dinas Pendidikan Banten, siswa SMP/MTs yang ikut ujian susulan untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia sebanyak 285 orang terdiri dari siswa di Kabupaten Serang ada 46 siswa, Kabupaten Pandeglang 41, Kabupaten Lebak 16 siswa, Kabupaten Tangerang 42 siswa, Kota Tangerang ada 9 siswa, Kota Cilegon 32 siswa, Kota Serang 41 siswa, dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ada 59 siswa.

Untuk siswa ujian susulan pada mata pelajaran Bahasa Inggris sebanyak 242 siswa se-Banten dengan rincian, di Kabupaten Serang ada 43 siswa, Kabupaten Pandeglang ada 29 siswa, di Kabupaten Lebak hanya 12 siswa, Kabupaten Tangerang ada 42 siswa, Kota Tangerang 5 siswa, Kota Cilegon 33 siswa, Kota Serang 44 siswa, dan Kota Tangsel sebanyak 34 siswa.

Sementara untuk jumlah UN susulan pada mata pelajaran Matematika se-Banten sebanyak 240, dengan rincian Kabupaten Serang 43 siswa, Kabupaten Pandeglang ada 29 siswa, Kabupaten Lebak hanya 10 siswa, Kabupaten Tangerang ada 41 siswa, Kota Tangerang 6 siswa, Kota Cilegon 35 siswa, Kota Serang 42 siswa, Kota Tangsel 34 siswa.

Sedangkan untuk mata pelajaran IPA siswa yang ikun ujian susulan se-Banten ada 214 dengan rincian, Kabupaten Serang sebanyak 24 siswa, Kabupaten Pandeglang 38, Kabupaten Lebak hanya 8 siswa, Kabupaten Tangerang 39 siswa, Kota Tangerang lima siswa, Kota Cilegon 33 siswa, Kota Serang 42 siswa, dan Kota Tangerang Selatan 34 siswa.

Sementara itu dalam pelaksanaan di daerah Kabupaten Serang terkendala tidak lengkapnya naskah soal sebagaimana terjadi pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA dan sederajat lalu. Ditemukan 26 lembar naskah soal UN SMP mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMPN 1 Kragilan, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, tidak lengkap.

Sebanyak empat halaman dari naskah soal itu yang hilang. Akibatnya 26 peserta UN terlambat mengerjakan soal. Kendati demikian, peserta tetap mengikuti UN karena panitia memfotokopikan naskah soal dan lembar jawaban UN buat mereka.

Wakil Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang untuk mengawal peserta UN yang mendapatkan soal yang bermasalah.

Pelaksanaan UN SMP di Kota Cilegon sempat dikhawatirkan bernasib sama dengan pelaksanaan UN SMA yang karut-marut akibat terlambat dan kurangnya distribusi soal ujian. Pasalnya, hingga Jumat 19 April 2013. Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon, belum mendapatkan kepastian terkait pelaksanaan UN SMP yang akan dilaksanakan pada Senin 22 April 2013.

Peserta ujian di Kota Tangerang diikuti oleh 23.557 siswa. Pelaksanaan ujian hari pertama berjalan lancar tanpa adanya kekurangan soal ataupun keterlambatan. Menurut Kadis Pendidikan Kota Tangerang, Tabran, pihaknya menjamin tidak ada kekurangan soal ataupun keterlambatan. Sebab, soal UN datang pada Sabtu malam, sedangkan pada Minggu (21/4/2013) dini hari sudah didistribusikan ke delapan sub rayon. Sehingga bila ada laporan kekurangan soal, bisa ditangani dengan cepat.

Kekurangan lembar soal yang diantisipasi oleh Dinas Pendidikan setempat terjadi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sedikitnya terdapat delapan sekolah tingkatan SMP sederajat kekurangan lembar soal UN. Seperti yang terjadi di MTs Negeri 2 Pamulang, sebanyak 40 siswa terpaksa mengikuti UN dengan lembar soal yang difoto copy.

Selain di daerah-daerah yang kami sebutkan tadi, penyelenggaraan ujian nasional tahun 2013 dilaksanakan juga di daerah Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Serang. Secara umum kegiatan ujian yang digelar di sana berjalan dengan lancar atau tanpa kendala yang berarti.

Pengumuman Ujian Nasional SMP/MTs dalam jadwal nasional adalah paling lambat tanggal 1 Juni 2013, termasuk untuk wilayah Banten.

Demikian info pelaksanaan ujian nasional SMP/MTs di Provinsi Banten. Semoga bermanfaat, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Copyright © 2013 pengumumanun.com all rights reserved


Read more

Pelaksanaan UN SMP 2013 di DKI Berjalan Lancar

0 comments
Pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP/MTs sederajat termasuk Paket B tahun ajaran 2012/ 2013 di wilayah DKI Jakarta berjalan lancar, tanpa kendala yang berarti.

Ujian Nasional SMP diikuti sebanyak 131.881 siswa yang terdiri atas 115.822 siswa SMP, 15.968 siswa MTs, dan 91 siswa SMPLB mengikuti ujian nasional (UN) SMP, berlangsung mulai Senin 22 April s.d. Kamis 25 April 2013.

Mereka berasal dari 1.057 SMP, 235 MTs, dan 19 SMPLB yang tersebar di Jakarta. Sedangkan untuk peserta Paket B tercatat ada 3.339 siswa yang akan mengikuti UN.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto sama seperti dokumen UN tingkat SMA tahun ini, soal dicetak oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Untuk DKI Jakarta naskah soal UN dicetak oleh PT Temprina Media Grafika yang berlokasi di Surabaya.

Dokumen UN untuk Jakarta Pusat disimpan di SMP Negeri 1 Cikini. Untuk Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu disimpan di SMP Negeri 30 Koja. Naskah UN untuk Jakarta Timur disimpan di SMP Negeri 255 Durensawit. Naskah UN Jakarta Selatan disimpan di SMP Negeri 19 Kebayoran Lama, dan Jakarta Barat disimpan di SMP Negeri 45 Cengkareng. Dokumen UN tersebut disimpan dengan penjagaan ketat pihak kepolisian dan pengawas independen.

Mengenai pelaksanaan ujian di wilayah administasi Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, mendapat kunjungan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh beserta Menko Kesra Agung Laksono yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP sederajat di beberapa sekolah di Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa 23 April 2013. Sidak ini dilakukan akibat adanya masalah pendistribusian soal pada hari pertama UN.

Usai sidak, Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan tidak ada masalah pendistribusian soal di hari kedua ini. Ia yakin pelaksanaan UN hari kedua ini lebih baik dari hari pertama yang berlangsung 22 April.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kota Administrasi Jakarta Utara. Inspeksi mendadak (sidak) persiapan pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat sekolah menengah pertama di wilayah Jakarta Utara. Beliau berharap ujian nasional untuk SMP dapat dilaksanakan dengan lancar. Ia mendoakan semoga para siswa bisa mengerjakan soal-soal UN dengan baik.

Mendikbud meminta pelaksanaan ujian nasional SMP itu dapat dikawal dengan ketat dan baik agar tidak ada siswa yang melakukan tindak kecurangan selama mengerjakan ujian.

Dalam sidak itu, Mendikbud memimpin doa untuk memulai hari pertama pelaksanaan UN tersebut. Beliau juga sempat bercengkrama dengan beberapa siswa SMP Negeri 30 Jakarta yang sedang menunggu waktu dimulainya ujian.

Selain itu, Mendikbud juga menekankan pentingnya kejujuran dan kepercayaan diri kepada para siswa dalam mengerjakan soal ujian.

Sementara itu pelaksanaan UN SMP sederajat di Kota Administrasi Jakarta Timur menurut Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pendidikan Jakarta Timur, Nasrudin terdapat 10 rayon, yakni rayon 33 hingga rayon 42. Sebanyak 42.865 siswa di Jakarta Timur mengikuti UN. Ada 2.512 ruang kelas di seluruh SD di Jakarta Timur yang digunakan.

Jakarta Timur selalu berada di peringkat ke dua setelah Jakarta Selatan untuk hasil UN SMP. Di tingkat SD, Jakarta Timur selalu menduduki posisi pertama untuk hasil UN se-DKI Jakarta.

Selain di daerah-daerah yang kami sebutkan tadi, penyelenggaraan ujian nasional tahun 2013 dilaksanakan juga di Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Pusat, dan Kota Administrasi Jakarta Selatan. Secara umum kegiatan ujian yang digelar di DKI Jakarta berjalan dengan lancar atau tanpa kendala yang berarti.

Sebagai info, Pengumuman Ujian Nasional SMP/MTs dalam jadwal nasional adalah paling lambat tanggal 1 Juni 2013, termasuk untuk wilayah DKI.

Demikian info pelaksanaan ujian nasional SMP/MTs tahun 2013 di DKI Jakarta. Semoga bermanfaat, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Sumber : Kemdikbud


Read more
Friday, May 24, 2013

Pendaftar Sbmptn Harus Lulus UN

0 comments
Peraturan Seleksi bersama dalam penerimaan mahasiswa baru di lingkungan PTN yang bernama Sbmptn menerapkan persyaratan harus lulus ujian nasional (UN) bagi para pendaftarnya. Seperti halnya Snmptn 2013 juga menjadikan kelulusan UN sebagai persyaratan penerimaan kelulusan Snmptn. Apabila panitia Snmptn hanya mempersyaratkan lulus UN dalam penerimaan, maka panitia Sbmptn mempersyaratkan dalam Pendaftaran dan Penerimaan.

Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri atau Sbmptn yang dikelola oleh Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) bertujuan untuk menjaring calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik. Dalam ketentuan umum Sbmptn 2013 dipersyaratkan bahwa siswa pendaftar Sbmptn harus lulus ujian nasional(UN) dan Satuan Pendidikan SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara tahun 2011, 2012, dan 2013.

Disamping itu bagi lulusan tahun 2011 dan 2012 harus memiliki ijazah SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara. Sedangkan untuk lulusan tahun 2013 sekurang-kurangnya telah memiliki Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dari Kepala Sekolah yang dilengkapi dengan pasfoto terbaru yang bersangkutan dan dibubuhi cap sekolah.

Dalam penerimaan kelulusan Sbmptn pun disyaratkan selain peserta harus lulus SBMPTN 2013 juga mereka harus lulus dari Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional, sehat, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima. Persyaratan terkait kemampuan penalaran tingkat tinggi (higher order thinking), yang meliputi potensi akademik, penguasaan bidang studi dasar, bidang saintek dan/atau bidang social dan humaniora yang harus dimiliki oleh calon mahasiswa.

Sebagai info bahwa pendaftaran Sbmptn 2013 telah dimulai sejak 13 Mei dan akan berlangsung hingga 7 Juni 2013. Sedangkan jadwal ujian Sbmptn adalah 2 hari dari tanggal 18 hingga 19 Juni 2013 dengan mengunakan pola ujian tertulis yang menyajikan soal ujian yang dikembangkan sedemikian rupa sehingga memenuhi persyaratan validitas, tingkat kesulitan, dan daya pembeda yang memadai. Soal ujian tertulis SBMPTN dirancang untuk mengukur kemampuan umum yang diduga menentukan keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi yang tersebar di 62 PTN di Indonesia.

Demikian info Pendaftaran Sbmptn 2013 terkait kelulusan UN SMA sederajat kami sampaikan. Semoga bermanfaat, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Oleh : Asep R


Copyright © 2013 pengumumanun.com all rights reserved


Read more
Thursday, May 23, 2013

Pengumuman Kelulusan UN Secara Online

0 comments
Dalam hal cara mengumumkan hasil UN 2013 menurut Mendikbud diserahkan penuh oleh Kemdikbud kepada pihak sekolah, begitu pula kewenangan terkait teknis pelaksanaanya. Untuk tahun pelajaran 2012/2013 Cara Kelulusan ujian nasional yang ditempuh disesuaikan dengan kesediaan satuan pendidikan atau dinas pendidikan setempat, apakah akan diakses secara online atau dengan menyampaikannya pada siswa melalui surat, atau bahkan secara terbuka di sekolah / satuan pendidikan.

Hampir bisa dipastikan di berbagai daerah ada atau banyak yang menggelar pengumuman UN secara online untuk mengantisipasi aksi para peserta yang lulus UN, seperti aksi corat-coret seragam. Kita ambil contoh di DKI Jakarta. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto pengumuman UN akan diselenggarakan melalui website, dengan e-mail, dan pesan singkat atau SMS.

Sementara itu untuk mengakses hasil UN SMP/MTs secara online misalnya di Jakarta bisa dipelajari caranya disini.

Sebagai contoh website sekolah yang telah mensosialisasikan cara mengakses laman pengumuman di situs sekolah adalah SMA Negeri 12 Jakarta. Menurut pihak SMAN 12 Jakarta, Pengumuman Kelulusan UN 2013 SMAN 12 Jakarta akan disampaikan melalui website resmi sekolah dan mulai bisa diakses pada hari Jum'at, tanggal 24 Mei 2013, pukul 00.00.

Selain itu SMA Negeri 4 Jakarta Pusat juga menggunakan fasilitas internet untuk mengumumkan kelulusan siswa-siswinya dalam Ujian Nasional (UN). Selain menggunakan website pengumuman hasil UN di sekolah, sekolah menggunakan LCD (proyektor) supaya para murid bisa melihat dengan jelas.

Di Padang Sumatera Barat menurut Dinas Pendidikan Padang akan mengumumkan hasil ujian nasional (UN) yang diikuti 13.135 siswa SMA, SMK, dan MA melalui website sekolah dan pesan singkat (SMS) pada Sabtu (25/5). Ini mengantisipasi perayaan kelulusan diwarnai coret-coret baju hingga konvoi berkendaraan ugal-ugalan.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Padang, rencana awal pengumuman hasil UN ini memang tanggal 25 Mei. Meski demikian, untuk kepastiannya, kami masih menunggu informasi dari Dinas Pendidikan Sumbar.

Namun cara apapun yang ditempuh apakah secara online atau offline, yang terpenting adalah terciptanya suasana aman, nyaman, dan diwarnai dengan rasa syukur kepada Allah SWT. atas karunia-Nya dalam kelulusan. Sementara bagi siswa siswi yang tidak lulus hendaknya tetap optimis untuk mencoba belajar lagi. Ujian nasional Paket C bisa ditempuh kalau memang Adik-adik yang tidak lulus tetap semangat untuk sukses dalam belajar di SMA/MA/MA sederajat tahun 2012/2013. Semoga bermanfaat, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Read more

Mendikbud Umumkan Hasil Kelulusan UN SMA/MA/SMK 2013

1 comments
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengumumkan hasil akhir Ujian Nasional 2013 untuk tingkat SMA/MA/SMK dan sederajat.

"Walaupun pada pelaksanaan UN sebelumnya ada penundaan di 11 provinsi, kami bertekad pengumuman hasil UN ini tidak boleh tertunda juga. Kami sudah bisa merampungkan ini dan mudah-mudahan besok sudah bisa diumumkan di daerah-daerah dan di sekolah-sekolah," kata M. Nuh di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, kewenangan terkait teknis atau cara pengumuman hasil UN diserahkan penuh oleh Kemendikbud kepada pihak sekolah.

"Kami tidak mengatur tentang itu, boleh pakai amplop atau boleh juga dengan mengundang orang tua murid. Itu bagian dari kewenangan sekolah masing-masing," ujarnya.

Mendikbud memaparkan bahwa jumlah peserta UN SMA/MA tahun ajaran 2012--2013 adalah 1.581.286 siswa, dan siswa yang dinyatakan lulus UN berjumlah 1.573.036 siswa, sedangkan yang tidak lulus berjumlah 8.250 siswa.

Hal itu, kata dia, menunjukkan tingkat kelulusan UN SMA/MA tahun ini mencapai 99,48 persen, dan persentase ketidaklulusannya adalah 0,52 persen.

"Berarti persentase kelulusan tahun 2013 ini turun 0,02 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 99,5 persen," jelasnya.

Selain itu, Nuh memaparkan jumlah peserta UN SMK sebanyak 1.106.140, dan siswa yang dinyatakan lulus UN SMK berjumlah 1.105.539 siswa, sedangkan yang tidak lulus berjumlah 601 siswa.

"Berarti tingkat kelulusan untuk UN SMK tahun ini juga sangat tinggi, yaitu 99,95 persen sehingga yang tidak lulus hanya 0,05 persen. Tingkat kelulusan ini pun lebih tinggi 0,23 persen dibanding tahun 2011 yang hanya mencapai 99,72 persen," paparnya.

Dia mengatakan kriteria kelulusan peserta didik pada UN ditentukan dengan penentuan nilai akhir untuk kelulusan terdiri dari 60 persen nilai dari UN dan 40 persen nilai sekolah.

"Peserta didik SMA dan sederajat itu dinyatakan lulus UN jika nilai akhir rata-rata paling rendah 5,5 dan nilai tiap mata pelajaran paling rendah empat," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Nuh menyampaikan bahwa provinsi yang mengalami tingkat ketidaklulusan paling tinggi adalah Aceh, yaitu sebesar 3,11 persen. Kemudian, menyusul di posisi tertinggi kedua adalah Provinsi Papua dengan tingkat ketidaklulusan 2,85 persen.

"Sehingga di Aceh ada 1.754 siswa yang tidak lulus dari 56.000 siswa peserta UN," katanya.

Sebai info, bahwa menganalisis hasil UN dan mendistribusikan hasilnya kepada dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota serta Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan Kantor Kementerian Agama kabupaten/Kota, merupakan salah satu tugas dan tanggungjawab penyelenggara UN Tingkat Pusat. Mendikbud RI Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, melimpahkan pelaksanaan ujian Nasional kepada Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Mendikbud juga mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang dinyatakan lulus, dan meminta para siswa yang belum lulus untuk tidak patah semangat dan tetap belajar lagi untuk mengikuti ujian paket C. Sebagai tambahan bahwa UN Paket C periode II akan digelar pada tanggal 1 s.d. 4 Juli 2013.




Read more

15.000 Sekolah Lulus UN SMA 100 Persen - Nasional

0 comments
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI H. Mohammad Nuh dalam jumpa pers pengumuman hasil UN SMA sederajat di Jakarta, Kamis (23/5/2013) menyatakan sebanyak 24 sekolah peserta Ujian Nasional tingkat SMA sederajat mengalami ketidaklulusan 100 persen. Dari sejumlah tersebut total siswa yang tidak lulus UN 2013 berjumlah 899 orang.

Namun menurut Menteri sebanyak 15.000 sekolah yang seluruh siswanya lulus UN 100 persen. Sehingga persentase sekolah dengan ketidaklulusan 100 persen mencapai 0,16 persen, sedangkan sekolah yang lulus 100 persen ada sebanyak 86,98 persen.

Mendikbud memaparkan bahwa jumlah peserta UN SMA/MA tahun ajaran 2012-2013 adalah 1.581.286 siswa. Siswa yang dinyatakan lulus UN berjumlah 1.573.036 orang, sedangkan yang tidak lulus berjumlah 8.250 orang.

Menurutnya hal itu menunjukkan tingkat kelulusan UN SMA/MA tahun ini mencapai 99,48 persen, dan persentase ketidaklulusannya adalah 0,52 persen. "Berarti persentase kelulusan tahun 2013 ini turun 0,02 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 99,5 persen," jelasnya.

Selain itu, Mendikbud M. Nuh memaparkan, jumlah peserta UN SMK sebanyak 1.106.140 siswa, dan siswa yang dinyatakan lulus UN SMK berjumlah 1.105.539 siswa, sedangkan yang tidak lulus berjumlah 601 siswa.

"Berarti tingkat kelulusan untuk UN SMK tahun ini juga sangat tinggi yaitu 99,95 persen, sehingga yang tidak lulus hanya 0,05 persen. Tingkat kelulusan ini pun lebih tinggi 0,23 persen dibandingkan tahun 2012 yang hanya mencapai 99,72 persen," ujar Nuh.

Selanjutnya, Nuh mengatakan ada beberapa sekolah yang meraih nilai rata-rata UN murni lebih tinggi dari nilai rata-rata sekolah. "Artinya standar kesulitan pelajaran di sekolah tersebut lebih tinggi daripada standar kesulitan UN. Itu berarti sekolah-sekolah tersebut memang bagus," katanya.

Dia menyebutkan beberapa sekolah yang dimaksud, antara lain SMA Kristen 3 Penabur yang meraih nilai rata-rata murni UN sebesar 8,35 dan nilai rata-rata sekolah 8,06. Kemudian, SMA Kristen Karunia meraih nilai rata-rata murni UN sebesar 8,22 dan nilai rata-rata sekolah 7,23.

"Nilai rata-rata murni UN tertinggi dicapai oleh SMA Kristen Penabur Bandung, yaitu 8,55. Padahal nilai rata-rata sekolah hanya mencapai 8,44," ungkapnya.

Menurut Nuh, hal itu cukup untuk menjadi bukti bahwa ujian nasional bukanlah suatu momok lagi bagi para peserta didik. Mendikbud juga menyampaikan bahwa nilai rata-rata murni UN SMA pada tahun ini hanya mencapai 6,35, di mana nilai rata-rata itu lebih kecil 1,22 poin dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 7,57.

Pada kesempatan itu, Mendikbud mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang dinyatakan lulus, dan meminta para siswa yang belum lulus untuk tidak patah semangat dan belajar lagi untuk mengikuti ujian paket C. Sebagai info bahwa UN Paket C periode II akan digelar pada tanggal 1 s.d. 4 Juli 2013.

Sebagai info Menteri juga pernah menjelaskan, terkait UN SMA sederajat di 11 provinsi yang mengalami penundaan, menurutnya tidak terjadi perubahan persentase kelulusan secara mencolok dibandingkan tahun sebelumnya. Di Sulawesi Tengah, persentase kelulusan turun dari 99,19 persen menjadi 97,68 persen. Sementara di Nusa Tenggara Timur (NTT) justru terjadi kenaikan kelulusan dari 97,68 persen menjadi 98,25 persen.



Read more

Hasil UN SMA/SMK di Jabar, 4 Siswa Tidak Lulus

0 comments
Nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) murni tingkat SMA tahun ini turun secara signifikan sebanyak 1,22 poin dibandingkan tahun sebelumnya, dari 7,57 menjadi 6,35. Persentase kelulusan juga turun dari 99,50 persen menjadi 99,48 persen. Di Jawa Barat, hanya ada satu siswa SMA dinyatakan tidak lulus UN, atau yang paling sedikit di seluruh Indonesia, termasuk tiga siswa SMK yang tidak lulus.

Mengenai prestasi nilai siswa di ujian nasional 2013, tampaknya tahun ini Jabar tidak memperolehnya. Pelajar dengan nilai UN murni tertinggi diperoleh siswa asal Bali, yakni Ni Kadek Vani Apriyanti. Pelajar asal SMAN 4 Denpasar itu meraih rerata nilai UN murni 9,87. Sedangkan tahun sebelumnya pelajar Jawa Barat asal SMA Negeri 2 Kabupaten Kuningan Triawati Octavia meraih nilai ujian nasional tertinggi nasional yang diterima melalui jalur beasiswa utusan daerah (BUD) di Institut Pertanian Bogor.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh mengungkapkan, penurunan nilai rata-rata UN murni tidak ada ada kaitannya dengan tidak lancarnya pelaksanaan UN SMA di 11 Propinsi Penundaan pelaksanaaan UN di Wilayah Indonesia tengah, penggunaan kertas fotokopi, serta keluhan kualitas lembar jawaban dari berbagai daerah terbukti tidak mempengaruhi hasil akhir UN.

“Substansi UN berjalan seperti biasa. Akan jadi perkara kalau ada angka ketidaklulusan yang sangat tinggi. Nyatanya kan tidak. Ketakutan bahwa anak bakal stres dan naskah tak terbaca pemindaian, tidak terbaca,” ujar Nuh dalam konferensi pers hasil UN SMA sederajat, di Jakarta, Kamis (23/5/13).

Dijelaskan Nuh, di 11 provinsi yang mengalami penundaan UN, tidak terjadi perubahan persentase kelulusan secara mencolok dibandingkan tahun sebelumnya. Di Sulawesi Tengah, persentase kelulusan turun dari 99,19 persen menjadi 97,68 persen. Sementara di Nusa Tenggara Timur (NTT) justru terjadi kenaikan kelulusan dari 97,68 persen menjadi 98,25 persen.

Menurut Nuh, penurunan rata-rata UN justru lebih tepat dikaitkan dengan penambahan persentase tingkat kesulitan soal UN. Jika tahun-tahun sebelumnya, persentase soal mudah adalah 20 persen dan soal sulit 10 persen, tahun ini komposisinya dibalik menjadi soal mudah 10 persen dan sulit 10 persen.

“Untuk tahun depan, kami serahkan seluruhnya pada BSNP. Apakah diubah lagi komposisinya atau justru ambang batasnya yang dinaikkan. Ini akan jadi bahan kajian yang menarik,” tuturnya.

Dalam pemaparan Nuh, diketahui terdapat 24 SMA yang 100 persen siswanya tidak lulus UN dengan total jumlah murid 899 orang. Tidak diperinci ada di mana saja ke-24 sekolah tersebut. Sebaliknya, ada 25.476 SMA dengan kelulusan 100 persen.

Mendikbud mengakui, Jawa Barat merupakan provinsi dengan tingkat kelulusan 100 persen. Sementara Aceh, Papua, dan Sulawesi Tengah adalah provinsi dengan tingkat ketidaklulusan paling tinggi di tahun ini.




Read more

Hanya 8.250 siswa Tidak Lulus UN SMA/MA/SMK 2013

0 comments
Ujian Nasional tingkat SMA tahun pelajaran 2012/2013 diikuti sebanyak 1.581.286 siswa se-Indonesia. Dari jumlah tersebut, yang lulus sekitar 99,48% atau sebanyak 1.573.039 siswa sedangkan jumlah siswa yang tidak lulus mencapai 0,52 persen atau sebanyak 8.250 siswa.

Angka kelulusan UN SMA/MA/SMK sederajat tersebut memang menurun jika dibandingkan pencapaian tahun 2012. Pada tahun 2012 tingkat kelulusan UN siswa SMA mencapai 99,50 persen. Jumlah tersebut 27 persen melebihi tahun 2011 yang hanya menyentuh angka 99,22 persen. Pada tahun 2012 juga siswa yang tidak lulus ujian nasional (UN) mencapai 7.579 siswa, dari 1.524.704 peserta UN. Angka tersebut didapat dari siswa yang nilai akhir rata-ratanya tidak mencapai 5,5 sebanyak 5.300 siswa (69,4 persen). Juga karena ada satu atau lebih mata pelajaran yang nilainya kurang dari 4 (30,06 persen).

Apabila kita bandingkan ketidaklulusan UN tahun ini dengan tahun 2012 hanya berselisih sekitar 671 siswa. Selisih tersebut tidaklah besar mengingat itu ukuran di tingkat nasional. Disamping itu ketidaklancaran UN SMA sederajat di sejumlah propinsi di Wilayah Indonesia Tengah pengaruhnya tidak tampak jelas dari hasil kelulusan UN. Menurut analisa kami, naiknya jumlah ketidaklulusan UN SMA sederajat dipengaruhi oleh tingkat persiapan siswa dalam ujian nasional (UN). Atau bisa juga dikatakan bahwa soal UN tahun ini bagi tingkat SMA/MA/SMK lebih sulit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Terkait penerapan barcode dalam naskah soal UN serta diberlakukan sejumlah naskah soal atau 20 paket soal di dalam satu ruang ujian, tidak terlalu mempengaruhi hasil kelulusan. Artinya, siswa peserta ujian nasional (UN) di Indonesia dengan perubahan-perubahan apa pun yang dilakukan oleh Pemerintah sepanjang layak demi meningkatkan kualitas ujian, mereka adalah para siswa yang terpelajar dan ujian bagi mereka adalah sesuau tradisi akademis yang mereka anggap penting. Salut buat para siswa peserta UN SMA/MA/SMK sederajat di manapun, prestasi anda dalam ujian nasional akan mengharumkan nama Bangsa di dunia internasional.

Bagi para siswa yang tidak lulus, janganlah terlalu kecewa. Daripada anda menguruskan ketidaklulusan anda lebih anda berdoa agar Tuhan Yang Maha Esa memberikan jalan yang terbaik untuk adik-adik agar bisa menggapai cita-cita dan bagamaina kuliah. Kita patut bersyukur bahwa Pemerintah masih membuka ujian bagi anda yang tidak lulus. Pada bulan Juli Kemdikbud akan membuka UN Paket C periode II, catat tanggalnya dari tanggal 1 s.d. 4 Juli 2013.

Ujian nasional Paket C juga sesuai aturan, seperti tercantum dalam Pasal 26 ayat 6 Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, jelas disebutkan bahwa hasil pendidikan non formal dapat dihargai setara dengan hasil program pendidikan formal setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah dengan mengacu pada standar nasional pendidikan. Dengan demikian mendiskriminasikan peserta Ujian Nasional Kesetaraan jelas merupakan sebuah pelanggaran hak asasi manusia.

Bahkan untuk meneruskan kuliah ke perguruan tinggi pun semakin terbuka. Sebagai contoh panitia Sbmptn membolehkan lulusan Paket C untuk mengikuti Seleksi SBMPTN pada tanggal 18-19 Juni 2013.

Demikian informasi kelulusan ujian nasional (UN) 2013 kami sampaikan, kami berharap bermanfaat! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Copyright © 2013 PengumumanUn.com all rights reserved


Read more

1.573.039 Siswa Lulus UN SMA/SMK/MA 2013

0 comments
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh menjelaskan, dari total peserta UN tingkat SMA dan sederajat sejumlah 1.581.286 siswa, yang lulus UN sebanyak 1.573.039 siswa dan tidak lulus sebanyak 8.250 siswa.

Menurut Menteri, tingkat kelulusan UN SMA/MA/SMK sederajat tahun ini mengalami penurunan. Walau demikian, penurunan itu tidak terlalu signifikan. Penurunan sebesar 0,02 persen bila dibandingkan dengan tingkat kelulusan tahun ajaran 2011/2012. Salah satu hal menarik dalam hasil evaluasi UN 2013 diantaranya di sejumlah sekolah, rata-rata nilai UN lebih tinggi dibandingkan dengan rerata nilai Ujian Sekolah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyebut, Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak lagi menjadi provinsi yang memiliki tingkat ketidaklulusan tertinggi. Hal tersebut, lanjutnya, sebagai akibat intervensi yang diberikan Kemendikbud terhadap provinsi itu.

Intervensi tersebut, berupa penambahan guru, perbaikan sarana dan prasarana, dan sebagainya. Sementara tahun ini tingkat ketidaklulusan tertinggi berada pada provinsi Aceh.

"Peserta UN yang paling banyak tidak lulus adalah Aceh dengan 3,11 persen atau 1.754 siswa dari 65 ribu peserta UN. Kedua, adalah Papua dan ketiga Sulawesi Tengah (Sulteng)," kata M Nuh, dalam konferensi pers hasil UN di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (23/5/2013).

Dia menambahkan, untuk tahun ini masih ada sekolah dengan angka ketidaklulusan sebesar 100 persen. Tercatat, ada 24 sekolah atau sebesar 0,16 persen dengan tingkat ketidaklulusan 100 persen dengan jumlah 899 siswa.

"Tapi ada juga sekolah yang 100 persen lulus, yaitu 15.476 sekolah atau sebesar 87 persen dengan jumlah 1,3 juta siswa. Sementara provinsi dengan tingkat kelulusan 100 persen adalah Jawa Barat," urainya.

Terkait pengumuman, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengimbau kepada para pelajar yang lulus agar merayakan kegembiraan mereka dengan cara yang wajar dan tidak mengganggu orang lain.





Read more

Nilai Rata-Rata Siswa UN SMA/SMK/MA Menurun

0 comments
Tingkat kelulusan ujian nasional (UN) 2013 menurun. Apabila kelulusan UN siswa SMA 2012 mencapai 99,50 persen, maka tahun ini turun namun masih di atas angka 90 persen. Menurut Mendikbud Muhammad Nuh tingkat kelulusan UN SMA tahun pelajaran 2012/2013 mencapai angka 99,48 persen atau turun sekitar 0,02 persen bila dibandingkan dengan tingkat kelulusan tahun ajaran 2011/2012. Rata-rata nilai Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA tahun ini juga mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu rerata nilai UN 7,7 maka tahun ini hanya mencapai 6,35.

"Untuk rata-rata nilai UN tertinggi tahun ini 9,87 dan yang terendah 0,33," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh dalam konferensi pers terkait hasil UN 2013, di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (23/5/2013).

Menurut M Nuh, ada hal menarik dalam hasil evaluasi UN 2013. Salah satunya, di sejumlah sekolah, rata-rata nilai UN lebih tinggi dibandingkan dengan rerata nilai Ujian Sekolah.

"Artinya, standar sekolah lebih tinggi dari UN. Contoh, SMAN 68 Jakarta. Rata-rata UN 8,23 sementara nilai Ujian Sekolah 8,09. Demikian pula di SMA Kristen BPK Penabur Jakarta, rerata nilai UN 8,35 sedangkan Ujian Sekolahnya 8,06," ungkapnya.

Menurut M Nuh, pemetaan tersebut merupakan salah satu manfaat atas terselenggaranya UN. Oleh karena itu, lanjutnya, UN harus tetap dilaksanakan sehingga kualitas pendidikan Indonesia akan selalu terukur.

Menteri Nuh menjelaskan, total seluruh peserta UN tingkat SMA dan sederajat adalah 1.581.286 siswa. Dari total tersebut, yang lulus sebanyak 1.573.039 siswa dan tidak lulus sebanyak 8.250 siswa.

Menurut Nuh, tingkat kelulusan UN tahun ini mengalami penurunan. Walau demikian, penurunan itu tidak terlalu signifikan. "Penurunan sebesar 0,02 persen bila dibandingkan dengan tingkat kelulusan tahun ajaran 2011/2012," terangnya.

Hasil kelulusan tersebut, lanjut Menteri, sudah disebar ke seluruh sekolah di Indonesia dan pengumuman hasil kelulusan tergantung oleh sekolah masing-masing. Namun, satu hal yang pasti, Nuh tidak ingin ada tindakan berlebihan murid-murid yang lulus.

"Yang berhasil tidak boleh overacting, kalau punya baju tidak usah dicat-cat, lebih baik dikasih tetangga. Bagi adik-adik yang tidak berhasil, masih ada kesempatan. Ada ujian paket C. Yang pasti masih ada kesempatan untuk ke perguruan tinggi," pesan Nuh.





Read more

Pengumuman Kelulusan UN Dengan E-mail

2 comments
Cara penyampaian Pengumuman Kelulusan UN via E-mail menjadi salah satu langkah yang ditempuh oleh satuan pendidikan, disamping media website, surat pos, dan lainnya.

Kebijakan pengumuman dengan e-mail ditempuh diantaranya oleh Dinas Pendidikan Padang. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Padang, Indang Dewata pihaknya akan mengumumkan hasil ujian nasional (UN) yang diikuti 13.135 siswa SMA, SMK, dan MA melalui website sekolah dan pesan singkat (SMS) pada Sabtu (25/5). Ini mengantisipasi perayaan kelulusan diwarnai coret-coret baju hingga konvoi berken­daraan ugal-ugalan.

Cara seperti itu akan dilakukan juga di DKI Jakarta. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto pengumuman UN akan diselenggarakan melalui website, dengan e-mail, dan pesan singkat atau SMS.

Bagi siswa siswi SMA, SMK, MA, juga Paket C di daerah yang kelulusan UN-nya dengan surat dan belum mempunyai e-mail, pastikan anda memilikinya. Anda bisa mendaftar di berbagai layanan e-mail gratis. Contoh layanan e-mail atau surat elektronik (surel) gratis adalah Gmail (gmail.com), Yahoo (mail.yahoo.com), dan lain-lain.

Sedangkan cara pembuatan e-mail yang sederhana diantaranya :

1. Langkah pertama, silahkan kunjungi layanan e-mail gratis.

2. Klik pada tombol yang ada tulisan “Buat Akun”

3. Selanjutnya, akan muncul halaman baru untuk registrasi email.

Disana ada beberapa form yang harus diisi, silahkan isi form tersebut sesuai dengan data yang anda miliki. Data-data yang harus anda entry biasanya (standar) :

- Nama ===> Isi dengan nama anda ( Nama Depan & Nama Belakang ). Jika nama anda hanya memiliki nama depan saja ( satu kata ), isikan saja kata – kata penambah pada bagian nama belakang anda. Seperti ganteng, centil, cakep, atau apa aja.

- Pilih Nama Pengguna atau ID ===> Pada bagian ini, anda harus mengisinya dengan alamat email yang anda kehendaki. Untuk pengisiannya terserah mau di ambil dari nama anda, atau apa saja yang bisa dan mudah di ingat. Pada pengisian bagian ini, hanya boleh menggunakan huruf kecil, tanda titik ( . ), underscore ( _ ), dan angka saja. Selain itu, tidak boleh ada spasi. Dan yang pasti, selalu cek bagian ini sebelum mengisi form lain, karena bisa jadi ID E-mail yang anda pilih sudah digunakan oleh orang lain. Biasanya ketika anda memasukan isian di kolom Pilih ID E-mail, suka muncul ID E-mail yang disarankan oleh E-mail sendiri. Nah supaya lebih mudah ikuti saja dan pilih salah satu ID E-mail yang di sarankan tersebut.

- Pilih Kata Sandi ===> Isi dengan kata sandi ( password ) yang nantinya akan digunakan sebagai kata kunci jika ingin login ke dalam email.

- Konfirmasi Kata Sandi ===> Isi kembali sesuai dengan isian sebelumnya (di ulang).

- Tanggal lahir ===> Isi dengan Tanggal Bulan dan Tahun lahir anda. TT = Tanggal ( Pengisian 2 angka, misal tanggal 1 jadi 01 ), THTH = Tahun ( 4 angka tahun ).

- Gender ===> Pilih salah satu.

- Ponsel ==> isi dengan nomor ponsel anda ( kolom pertama biarkan, kolom kedua yang diisi tanpa angka 0 di depan. Contoh 089662476214 isikan saja 89662476214 ).

- Email Alternatif (email yang anda miliki)

- Lokasi ==> Pilih Indonesia

4. Setelah semua form diisi, selanjutnya klik langkah berikutnya

5. Maka akan muncul sebuah halaman baru. Di halaman ini, anda bisa menambahkan foto profile. Namun kita lewati saja dulu itu, langsung klik aja langkah berikutnya

6. Kemudian di halaman berikutnya, klik lanjutkan ke akun e-mail.

Sebagai panduan, sarana E-mail dibutuhkan sebagai media pengumuman UN di beberapa daerah seperti DKI Jakarta dan daerah lainnya. Seperti di DKI Jakarta digunakan 2 media, situs, e-mail, dan juga sms. Apabila di sekolah anda pengumuman UN diselenggarakan di sekolah, atau melalui situs sekolah dan sms. Maka dimungkinkan pengumuman di sekolah peserta ujian tidak menggunakan e-mail, namun dicukupkan dengan media yang digunakan sekolah. Semoga sukses ujian nasional!

Demikian informasi Pengumuman Kelulusan UN Dengan E-mail, semoga bermanfaat! Amin!



Read more

Cara Kelulusan

0 comments
Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menempuh cara memberitahukan kelulusan dengan menggunakan berbagai media, baik online atau offline. Dalam Peraturan Bsnp No. : 0020/P/BSNP/I/2013 tidak dimuat secara ekplisit mengenai media yang digunakan untuk menyampaikan kelulusan UN 2013.

Salah satu yang bisa dijadikan dasar dalam pengumuman adalah Sekolah/madrasah/ Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dan Sanggar Kegiatan Belajar adalah pelaksana pengumuman kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. Dengan demikian yang mempunyai tanggung jawab / sebagai pelaksana pengumuman UN adalah satuan pendidikan. Satuan pendidikan adalah satuan pendidikan dasar dan menengah yang meliputi Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI, Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), serta lembaga pendidikan yang menyelenggarakan Program Paket A/Ula, Program Paket B/Wustha, Program Paket C, dan Program Paket C Kejuruan.

Terkait jadwal kelulusan dinyatakan dalam Peraturan Bsnp tersebut bahwa baik Sekolah, madrasah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat, dan Sanggar Kegiatan Belajar mengumumkan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan paling lambat:

1). tanggal 24 Mei 2013 untuk SMA/MA, SMK, Paket C, dan Paket C Kejuruan;
2). tanggal 1 Juni 2013 untuk SMP/MTs, SMPLB, SMALB, dan Paket B/Wustha;
3). tanggal 8 Juni 2013 untuk Program Paket A/Ula.

Sumber: Revisi POS UN 2013 (Peraturan Bsnp No. : 0020/P/BSNP/I/2013) BSNP / Kemdikbud

Untuk tahun pelajaran 2012/2013 Cara Kelulusan ujian nasional yang ditempuh disesuaikan dengan kesediaan satuan pendidikan atau dinas pendidikan setempat, apakah akan diakses secara online atau dengan menyampaikannya pada siswa melalui surat, atau bahkan secara terbuka di sekolah / satuan pendidikan.

Menurut Mendikbud, kewenangan terkait teknis atau cara pengumuman hasil UN diserahkan penuh oleh Kemendikbud kepada pihak sekolah. Beberapa cara bisa ditempuh diantaranya dengan media :

  1. Website Sekolah
  2. E-mail
  3. Sms
  4. Jasa Kurir
  5. Dan lain-lain

Sebagai contoh untuk pengumuman kelulusan di wilayah DKI Jakarta akan dilakukan melalui dua media. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto pengumuman UN akan diselenggarakan melalui website, dengan surat elektronik (e-mail), dan pesan singkat atau SMS. Untuk info cara mengakses Pengumuman UN SMP contohnya di Jakarta bisa dilihat disini.

Itulah kiranya informasi cara kelulusan, semoga bermanfaat! Amin!

Copyright © 2013 pengumumanun.com all rights reserved



Read more

Pengumuman Kelulusan UN Paket C 2013

0 comments
UN Paket C merupakan singkatan dari ujian nasional paket/UNPP program kesetaraan C yakni pendidikan non formal yang setara dengan SMA/MA dan Kejuruan. UN Paket C digelar untuk membantu masyarakat yang tidak dapat menyelesaikan sekolahnya karena sesuatu hal. Atau siswa sekolah formal yang tidak lulus UN SMA sederajat yang formal juga dapat menjadi peserta ujian nasional Paket C.

Menurut Kemdikbud setiap orang yang lulus UNPK Paket A, B atau C memiliki hak eligibilitas yang sama dan setara dengan pemegang ijasah SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK. Dengan demikian, mereka akan lebih diakui dalam pendidikan selanjutnya.



Tegasnya status kelulusan program pendidikan kesetaraan Paket C memiliki hak eligibilitas atau hak memperoleh hasil dan kesempatan belajar yang sama atau setara dengan pendidikan formal dalam memasuki lapangan kerja atau melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Karena itu, setiap lembaga diminta untuk mematuhi ketentuan perundang-undangan tersebut di atas.

Hal itu, agar tidak diindikasikan melanggar hak azasi manusia. Karena setiap warga negara berhak untuk memperoleh pendidikan yang layak, sehingga semuanya bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar dan bekerja.

Terkait kelulusan peserta didik dari UN Paket C 2013, hal tersebut ditentukan berdasarkan NA. NA atau Nilai Akhir pendidikan kesetaraan diperoleh dari nilai gabungan antara Nilai Rata-rata Laporan Hasil Belajar (NRLHB) pada satuan pendidikan Program Paket B/Wustha, Program Paket C, dan Program Paket C Kejuruan dari mata pelajaran yang diujikan secara nasional dan Nilai UN Pendidikan Kesetaraan, dengan pembobotan 40% (empat puluh persen) untuk NRLHB dari mata pelajaran yang diujikan secara nasional dan 60% (enam puluh persen) untuk nilai UN Pendidikan Kesetaraan.

Peserta UN Pendidikan Kesetaraan dinyatakan lulus apabila memiliki rata-rata Nilai Akhir (NA) dari seluruh mata pelajaran yang diujikan mencapai paling rendah 5,5 (lima koma lima), dan NA setiap mata pelajaran paling rendah 4,0 (empat koma nol).

Peserta yang pindah jalur dari pendidikan formal ke pendidikan Program Paket B/Wustha, Program Paket C, dan Program Paket C Kejuruan, NRLHB diambil dari Nilai Sekolah (NS).

Sedangkan mengenai kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan guru berdasarkan kriteria kelulusan.

Peserta ujian nasional (UN) Paket C sebaiknya juga optimis seperti lulusan sekolah formal. Sebab legal, seperti tercantum dalam Pasal 26 ayat 6 Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, jelas disebutkan bahwa hasil pendidikan non formal dapat dihargai setara dengan hasil program pendidikan formal setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah dengan mengacu pada standar nasional pendidikan. Dengan demikian mendiskriminasikan peserta Ujian Nasional Kesetaraan jelas merupakan sebuah pelanggaran hak asasi manusia.

Bahkan untuk meneruskan kuliah ke perguruan tinggi pun semakin terbuka. Sebagai contoh panitia Sbmptn membolehkan lulusan Paket C untuk mengikuti Seleksi SBMPTN pada tanggal 18-19 Juni 2013.

Demikian informasi Pengumuman Kelulusan UN Paket C 2013 kami sampaikan, semoga bermanfaat! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!


- Permendikbud No. 3 TAHUN 2013 Tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Kesetaraan dan Ujian Nasional.
- Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan No. : 0020/P/BSNP/I/2013

Copyright © 2013 PengumumanUn.com all rights reserved


Read more

Pengumuman Kelulusan UN SMK 2013

0 comments
Pengumuman kelulusan peserta Ujian Nasional UN SMK sederajat, seperti halnya SMA/MA/Paket C tidak terpengaruh dengan adanya pergeseran waktu penyelenggaraan UN SMA/MA/SMALB, SMK, Paket C dan Paket C Kejuruan. Menurut Mendikbud M. Nuh, pertimbangan tidak mengundurkan jadwal pengumunan kelulusan UN SMA/SMK sederajat karena harus menyesuaikan dengan jadwal penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi.

Berdasarkan jadwal yang dilansir Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) sebagai penyelenggara UN, pengumuman kelulusan peserta UN jenjang SMK sederajat akan dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2013.



Dibandingkan dengan siswa SMA/MA/Paket C, beban UN SMK lebih berat. Pasalnya, mulai dari Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2009/2010, mata pelajaran kompetensi keahlian teori kejuruan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diujikan di UN utama. Sebelumnya, mata uji teori kejuruan hanya merupakan prasyarat sebelum mengikuti ujian praktik. Siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus menyelesaikan lima mata ujian UN utama yakni mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Teori Kejuruan, serta Praktik Kejuruan.

Ujian praktik kejuruan, dilakukan di masing-masing sekolah dipandu oleh mitra industri. Ujian praktik kejuruan termasuk dalam mata uji UN dan sebagai pembagi rata-rata nilai UN keseluruhan. Pada tahun 2010 nilai minimal lulus untuk ujian praktik kejuruan adalah 7,00.

Peserta UN dinyatakan lulus jika memenuhi standar kelulusan UN dengan nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran, dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya. Khusus untuk SMK, nilai ujian praktik kejuruan minimal 7,00 dan digunakan untuk menghitung nilai rata-rata UN.

Dalam POS UN 2013 terdapat ketentuan, kelulusan peserta didik dari UN ditentukan berdasarkan NA atau Nilai Akhir. Nilai Akhir diperoleh dari gabungan Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujikan secara nasional dengan Nilai UN, dengan pembobotan 40% untuk Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujikan secara nasional dan 60% untuk Nilai UN. Sedangkan nilai Kompetensi Keahlian Kejuruan adalah gabungan antara nilai Ujian Praktik Keahlian Kejuruan dan nilai Ujian Teori Kejuruan dengan pembobotan 70% untuk nilai Ujian Praktik Keahlian Kejuruan dan 30% untuk nilai Ujian Teori Keahlian Kejuruan. Panitia (BSNP) menetapkan kriteria Kelulusan Kompetensi Keahlian Kejuruan adalah minimum 6,0.

Sebagai info tambahan kami sampaikan juga statistik Hasil Ujian Nasional SMK Negeri dan Swasta secara nasional Tahun 2010, 2011, dan Tahun 2012 sebagai bahan perbandingan.

Statistik Hasil Ujian Nasional - SMK


Tahun Ind Ing Ma Kmp TR R
2010 6.57 6.78 7.44 6.53 35.81 8.95
2011 7.07 7.57 7.45 8.41 30.50 7.63
2012 7.18 7.37 7.60 8.14 30.29 7.57

Keterangan:
- TR = total rata-rata
- R = rata-rata


Sedangkan terkait kelulusan peserta didik UN SMK dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan guru berdasarkan kriteria kelulusan.

Demikian informasi Pengumuman Kelulusan UN SMK 2013 kami sampaikan, semoga bermanfaat! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Sumber:
- Permendikbud No. 3 TAHUN 2013 Tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Kesetaraan dan Ujian Nasional.
- Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan No. : 0020/P/BSNP/I/2013

Copyright © 2013 PengumumanUn.com all rights reserved



Read more
Tuesday, May 21, 2013

Pengumuman Hasil Kelulusan UN SMA 2013

0 comments
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) menyatakan bahwa pelaksanaan ujian nasional (UN) untuk tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan yang sederajat (termasuk Madrasah Aliyah, SMK, SMALB, dan Paket C) tahun pelajaran 2012/2013 dinyatakan sah. Dengan demikian Jadwal pengumuman UN SMA/MA/SMK sederajat tetap berpedoman pada jadwal yang dilansir Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) sebagai penyelenggara UN, pengumuman kelulusan peserta UN jenjang SMA sederajat tetap akan dilakukan pada tanggal 24 Mei 2013. Sedangkan pengumuman kelulusan peserta UN SMP/MTs/SMPLB, dan Paket B pada tanggal 1 Juni 2012 (Red.).

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua BSNP, Prof.Dr. M. Aman Wiirakartakusuma, M.Sc, dalam konferensi pers di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Jakarta, hari Senin (29/04). Pernyataan pers BSNP tersebut dapat diunduh pada tautan disini.



Ketua BSNP menyatakan bahwa prosedur operasi standar (POS) UN 2012/2013 disusun BSNP untuk pelaksanaan UN dalam situasi dan kondisi normal. Pada saat terjadi situasi yang tidak diinginkan, yang dalam hal ini dipicu ketidakmampuan salah satu percetakan menyelesaikan pekerjaannya, maka berdasarkan Pasal 3 Peraturan BSNP Nomor 0020/P/BSNP/I/2013 tentang POS UN SMP Sederajat dan SMA Sederajat Tahun Pelajaran 2012/2013, dengan memperhatikan hak siswa dalam mengikuti UN, dan adanya variasi soal antar zona, serta adanya 20 variasi soal dalam setiap ruang, BSNP setelah berkoordinasi dengan Pemerintah (Kemdikbud), membuat keputusan untuk menetapkan langkah-langkah yang belum diatur dalam POS UN sebagai berikut:

1. Penggeseran jadwal pelaksanaan UN SMA sederajat Tahun Pelajaran 2012/2013 di 11 provinsi;
2. Penggandaan naskah soal UN dengan fotokopi yang dikoordinasikan perguruan tinggi dan disaksikan oleh dinas pendidikan dan kepolisian.

Setelah memperoleh konfirmasi dari Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (MRPTN) bahwa pelaksanaan UN SMA sederajat Tahun Pelajaran 2012/2013 telah mengikuti prosedur yang ditetapkan di dalam POS dan surat edaran BSNP di atas, maka BSNP menyatakan pelaksanaan UN SMA sederajat Tahun Pelajaran 2012/2013 adalah sah.

Sebagai info tambahan kami sampaikan juga statistik Hasil Ujian Nasional SMA/MA Negeri dan Swasta secara nasional Tahun 2010, 2011, dan Tahun 2012 sebagai bahan perbandingan.

Statistik Hasil Ujian Nasional - SMA/MA


Program IPA


Tahun Ind Ing Ma Fi Ki Bi TR R
2010 7.46 7.69 8.12 7.90 8.08 7.42 46.67 7.78
2011 7.81 8.05 8.03 8.09 8.31 7.76 48.05 8.01
2012 7.65 7.40 8.45 7.52 8.47 7.98 47.47 7.91


Program IPS


Tahun Ind Ing Ma Eko Sos Geo TR R
2010 7.46 7.69 8.12 7.90 8.08 7.42 46.67 7.78
2011 7.81 8.05 8.03 8.09 8.31 7.76 48.05 8.01
2012 7.65 7.40 8.45 7.52 8.47 7.98 47.47 7.91


Program Bahasa


Tahun Ind Ing Ma Sas Antr Ba TR R
2010 7.46 7.69 8.12 7.90 8.08 7.42 46.67 7.78
2011 7.81 8.05 8.03 8.09 8.31 7.76 48.05 8.01
2012 7.65 7.40 8.45 7.52 8.47 7.98 47.47 7.91

Keterangan:
- Ba adalah Bahasa Asing yang dipilih


Program Keagamaan

Tahun Ind Ing Ma Tfsr Fqh Hds TR R
2010 7.46 7.69 8.12 7.90 8.08 7.42 46.67 7.78
2011 7.81 8.05 8.03 8.09 8.31 7.76 48.05 8.01
2012 7.65 7.40 8.45 7.52 8.47 7.98 47.47 7.91


Keterangan:
- TR = total rata-rata
- R = rata-rata


Sementara itu Mendikbud Mohammad Nuh, Kemdikbud tidak mengundurkan jadwal pengumunan kelulusan UN SMA sederajat karena harus menyesuaikan dengan jadwal penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi. Sebagaimana kita ketahui bahwa seleksi nasional PTN seperti Snmptn membutuhkan kelulusan siswa sebagai salah satu syarat penerimaan. Begitu juga dengan seleksi nasional yang lainnya Sbmptn, juga dalam aturan panitia mempersyaratkan siswa harus lulus ujian nasional agar di terima di perguruan tinggi negeri (PTN) via Seleksi Masuk Bersama PTN atau Sbmptn.

Mendikbud juga masih membutuhkan ujian nasional (UN) sebagai salah satu persyaratan kelulusan siswa. Menurutnya keuntungan UN adalah bisa memetakan kondisi pendidikan sampai ke tingkat satuan pendidikan, mata pelajaran, dan kisi-kisi pelajaran. Data yang didapat berdasarkan hasil UN kemudian disampaikan ke sekolah untuk dilakukan intervensi.

Menkokesra Agung Laksono ketika diminta komentarnya tentang penyelenggaran UN, mengatakan, segala kekurangan yang terjadi dalam penyelenggaraan UN tahun ini diharapkan tidak terjadi lagi dimasa mendatang. Walaupun demikian, Menkokesra memberikan apresiasi kepada jajaran Kemdikbud yang dengan cepat dapat mengatasi berbagai persoalan UN. Menurut Menkokesra, kekurangan penyelenggaraan UN, tidak menjadi alasan berkurangnya mutu lulusan tahun ini. Beliau juga mengharapkan agar hasil UN dapat dijadikan sebagai dasar melakukan intervensi kepada sekolah dan daerah.

Perlu juga kami sampaikan terkait kriteria kelulusan sebagai pedoman bagi siswa dan guru, karena bagaimana pun kriteria kelulusan adalah persyaratan pencapaian minimal untuk dinyatakan lulus. Dijelaskan dalam POS UN SMA sederajat bahwa kelulusan UN SMA sederajat tahun pelajaran 2012/2013 ditentukan berdasarkan NA. NA atau nilai akhir adalah nilai gabungan antara Nilai S/M/PK dari setiap mata pelajaran yang diujikan secara nasional dan Nilai UN.

Sementara kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan guru berdasarkan kriteria kelulusan sebagai berikut :

a. siswa menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
b. siswa memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan;
c. lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan
d. lulus Ujian Nasional.


Demikian informasi Pengumuman Kelulusan UN SMA 2013 kami sampaikan, semoga bermanfaat! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Para penyusun:
- Drs. Asep R, SH
- Ir. Asep Dedi S

Sumber:
- Permendikbud No. 3 TAHUN 2013 Tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Kesetaraan dan Ujian Nasional.
- Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan No. : 0020/P/BSNP/I/2013
- Kemdikbud

Copyright © 2013 PengumumanUn.com all rights reserved


Read more

Arsip Website

 
Pengumuman UN © 2011 Design by World Sharings. Supported by Info Online

Thanks for All friends