Iklan

 
Thursday, June 6, 2013

Rekap Hasil Kelulusan UN SD di Kaltim

0 comments

Pemerintah / Dinas Pendidikan Kalimantan Timur selalu tetap pada komitmennya bahwa ujian nasional (UN) masih dibutuhkan, mengingat fungsinya untuk pemetaan dan dasar seleksi pendidikan. Gelaran UN di sana didukung oleh berbagai pihak karena fungsinya bukan hanya untuk penentu kelulusan. Kepala Dinas Pendidikan Kaltim, H Musyahrim pernah menampaikan adanya empat fungsi yang dapat dijadikan patokan, antara lain untuk pemetaan pendidikan, dan sebagai dasar seleksi pendidikan.

Terkait Hasil Kelulusan UN SD di Kaltim, di Kaltim direncanakan lebih lambat dari jadwal nasional tanggal 8 Juni, yaitu dimundurkan ke 9 Juni 2013. Namun untuk sementara patut dicatat beberapa keberhasilan UN SD 2013 di Kaltim yang diperoleh siswa di sana. Dikabarkan putra-putri daerah kaltim sekitar 409 siswa SD/MI peserta Ujian Nasional 2013 mendapat nilai tertinggi atau 10. Mereka berhasil menjadi yang terbaik, dari total jumlah peserta UN di 14 kabupaten dan kota di provinsi yang berjumlah 71.372 siswa.

"409 Siswa yang mendapat nilai tertinggi itu berada di 2 mata pelajaran. 30 Siswa di mata uji IPA, dan selebihnya yang 379 siswa dari mata uji Matematika," ujar Kepala Bidang Pembinaan SMP dan SMA Asli Nuryadin, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kaltim saat menyerahkan hasil UN untuk kepala dinas di kabupaten/kota, di Samarinda, Kamis (6/6/2013).

Sayangnya, untuk mata uji Bahasa Indonesia tidak ada siswa yang mendapat nilai 10. Sehingga perlu adanya penekanan terhadap sistem pembelajaran Bahasa Indonesia.

"Untuk rata-rata nilai Bahasa Indonesia lumayan bagus karena mencapai 7,14, sementara rata-rata untuk mata uji Matematika hanya 6,09, kemudian rata-rata nilai IPA sebesar 7,15," jelas Asli.

Apabila dibanding dengan hasil nilai UN pada tahun sebelumnya, nilai rata-rata UN tahun ini sebagian meningkat dan sebagian lainnya menurun. Misalnya pada rata-rata nilai tahun 2012, Bahasa Indonesia 7,06, IPA 6,96, dan Matematika 6,45.

Asli juga mengatakan, saat ini pihaknya belum dapat mengumumkan prosentase atau tingkat kelulusan SD/MI. Karena dokumennya dipegang oleh masing-masing kepala dinas di kabupaten dan kota.

Untuk mengetahui kepastian berapa siswa yang lulus, maka pada 9 Juni 2013 masing-masing satuan pendidikan di kabupaten dan kota akan mengumumkannya.

"Saat itulah akan diketahui persentase kelulusan SD/MI," tuturnya.

Asli juga optimis, kelulusan SD/MI tahun ini dapat mencapai 100 persen, asalkan pesertanya ikut UN. Dia menilai jika ada yang tidak lulus, maka hal itu akan menjadi pertanyaan karena untuk jenjang SD, 75 persen ditentukan oleh sekolah dan sisanya yang 25 persen adalah kisi-kisi nasional.

Dalam kesempatan itu, Asli juga mengumumkan di jenjang SD terdapat 17 siswa yang memperoleh nilai terbaik. Sehingga 17 anak tersebut akan mendapat penghargaan dari Pemprov Kaltim, berupa uang pembinaan sebesar Rp 500 ribu.

Sedangkan untuk jenjang MI, terdapat 10 siswa yang mendapat nilai tertinggi, dan akan mendapatkan penghargaan dari Pemprov Kaltim juga nominalnya akan disamakan berupa uang pembinaan sebesar Rp 500 ribu.

Direkap : Team PengumumanUn.com

Related Articles:

Leave a Reply

Arsip Website

 
Pengumuman UN © 2011 - 2016 Design by World Sharings. Supported by Info Online

Thanks for All friends