Iklan

 
Wednesday, May 29, 2013

Penyelenggaraan UN SMP 2013 di Banten Relatif Lancar

0 comments

Penyelenggaraan UN SMP/MTs sederajat termasuk Paket B/Wustha tahun 2013 di Pemprov Banten berjalan relatif lancar. Kegiatan ujian nasional diikuti sebanyak 174.124 siswa SMP dan sederajat. Menurut Sekretaris Panitia Penyelenggara UN 2013 Provinsi Banten Rudi Darmawan, ujian nasional SMP dan sederajat tahun ini diikuti 174.124 peserta, dengan rincian 121.808 siswa SMP, 45.637 murid MTs, sebanyak 6.639 orang mengikuti paket B, dan 40 anak dari SMPLB.

Peserta UN paling banyak dari Kabupaten Tangerang mencapai 44.041 orang, disusul Serang 27.504 siswa, Kota Tangerang 24.125 murid, Kabupaten Lebak 21.831 anak, Pandeglang 21.226 peserta, dan Kota Tangerang Selatan 17.540 anak didik. Selanjutnya dari Kota Serang sebanyak 10.501 siswa dan Kota Cilegon hanya 7.356 murid.

Beberapa minggu yang lalu juga ada kegiatan ujian susulan yang diikuti siswa yang berhalangan hadir dikarenakan sakit. Menurut Dinas Pendidikan Banten, siswa SMP/MTs yang ikut ujian susulan untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia sebanyak 285 orang terdiri dari siswa di Kabupaten Serang ada 46 siswa, Kabupaten Pandeglang 41, Kabupaten Lebak 16 siswa, Kabupaten Tangerang 42 siswa, Kota Tangerang ada 9 siswa, Kota Cilegon 32 siswa, Kota Serang 41 siswa, dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ada 59 siswa.

Untuk siswa ujian susulan pada mata pelajaran Bahasa Inggris sebanyak 242 siswa se-Banten dengan rincian, di Kabupaten Serang ada 43 siswa, Kabupaten Pandeglang ada 29 siswa, di Kabupaten Lebak hanya 12 siswa, Kabupaten Tangerang ada 42 siswa, Kota Tangerang 5 siswa, Kota Cilegon 33 siswa, Kota Serang 44 siswa, dan Kota Tangsel sebanyak 34 siswa.

Sementara untuk jumlah UN susulan pada mata pelajaran Matematika se-Banten sebanyak 240, dengan rincian Kabupaten Serang 43 siswa, Kabupaten Pandeglang ada 29 siswa, Kabupaten Lebak hanya 10 siswa, Kabupaten Tangerang ada 41 siswa, Kota Tangerang 6 siswa, Kota Cilegon 35 siswa, Kota Serang 42 siswa, Kota Tangsel 34 siswa.

Sedangkan untuk mata pelajaran IPA siswa yang ikun ujian susulan se-Banten ada 214 dengan rincian, Kabupaten Serang sebanyak 24 siswa, Kabupaten Pandeglang 38, Kabupaten Lebak hanya 8 siswa, Kabupaten Tangerang 39 siswa, Kota Tangerang lima siswa, Kota Cilegon 33 siswa, Kota Serang 42 siswa, dan Kota Tangerang Selatan 34 siswa.

Sementara itu dalam pelaksanaan di daerah Kabupaten Serang terkendala tidak lengkapnya naskah soal sebagaimana terjadi pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA dan sederajat lalu. Ditemukan 26 lembar naskah soal UN SMP mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMPN 1 Kragilan, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, tidak lengkap.

Sebanyak empat halaman dari naskah soal itu yang hilang. Akibatnya 26 peserta UN terlambat mengerjakan soal. Kendati demikian, peserta tetap mengikuti UN karena panitia memfotokopikan naskah soal dan lembar jawaban UN buat mereka.

Wakil Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang untuk mengawal peserta UN yang mendapatkan soal yang bermasalah.

Pelaksanaan UN SMP di Kota Cilegon sempat dikhawatirkan bernasib sama dengan pelaksanaan UN SMA yang karut-marut akibat terlambat dan kurangnya distribusi soal ujian. Pasalnya, hingga Jumat 19 April 2013. Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon, belum mendapatkan kepastian terkait pelaksanaan UN SMP yang akan dilaksanakan pada Senin 22 April 2013.

Peserta ujian di Kota Tangerang diikuti oleh 23.557 siswa. Pelaksanaan ujian hari pertama berjalan lancar tanpa adanya kekurangan soal ataupun keterlambatan. Menurut Kadis Pendidikan Kota Tangerang, Tabran, pihaknya menjamin tidak ada kekurangan soal ataupun keterlambatan. Sebab, soal UN datang pada Sabtu malam, sedangkan pada Minggu (21/4/2013) dini hari sudah didistribusikan ke delapan sub rayon. Sehingga bila ada laporan kekurangan soal, bisa ditangani dengan cepat.

Kekurangan lembar soal yang diantisipasi oleh Dinas Pendidikan setempat terjadi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sedikitnya terdapat delapan sekolah tingkatan SMP sederajat kekurangan lembar soal UN. Seperti yang terjadi di MTs Negeri 2 Pamulang, sebanyak 40 siswa terpaksa mengikuti UN dengan lembar soal yang difoto copy.

Selain di daerah-daerah yang kami sebutkan tadi, penyelenggaraan ujian nasional tahun 2013 dilaksanakan juga di daerah Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Serang. Secara umum kegiatan ujian yang digelar di sana berjalan dengan lancar atau tanpa kendala yang berarti.

Pengumuman Ujian Nasional SMP/MTs dalam jadwal nasional adalah paling lambat tanggal 1 Juni 2013, termasuk untuk wilayah Banten.

Demikian info pelaksanaan ujian nasional SMP/MTs di Provinsi Banten. Semoga bermanfaat, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Copyright © 2013 pengumumanun.com all rights reserved


Related Articles:

Leave a Reply

Arsip Website

 
Pengumuman UN © 2011 - 2016 Design by World Sharings. Supported by Info Online

Thanks for All friends