Iklan

 
Sunday, April 21, 2013

Jadwal Pengumuman UN 2013 Tidak Berubah

0 comments

Meski diwarnai banyak masalah terkait penyelenggaraan UN 2013 khususnya untuk SMA/MA sederajat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjamin penundaan Ujian Nasional (UN) 2013 di 11 provinsi tidak berpengaruh pada jadwal pengumuman hasil UN.

Sesuai jadwal yang telah disusun Kemdikbud, hasil UN tingkat SMA/SMALB/MA dan SMK akan dumumkan pada 25 Mei 2013. Sementara UN SMP/SMPLB dan MTs diumumkan 1 Juni 2013, serta UN SD/SDLB/MI tanggal 8 Juni 2013.

Staf Ahli Mendikbud bidang komunikasi publik, Sukemi menyebutkan, pemindaian dan penilaian kunci jawaban UN tingkat SMA akan dilakukan di Perguruan Tinggi (PT) yang telah ditentukan.

"Jadi pemeriksaan kunci jawaban, kalau untuk SMA itu diperguruan tinggi. Itu setiap selesai UN, sudah dimasukkan ke perguruan tinggi," kata Sukemi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4).

Nah, untuk pengumuman hasil penilaiannya, tambah Sukemi, walaupun ada pegeseran jadwal pelaksanaan UN tingkat SLTA, dia menjamin pengumumannya tidak ikut diundur.

"Jadwal pengumuman tidak akan begeser. Itu jaminan yang diberikan oleh BSNP," tambahnya.


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh juga memastikan, Ujian Nasional (UN) di 11 provinsi di wilayah Indonesia tengah yamg masih dilaksanakan mulai Kamis (18/04) sampai dengan Selasa (22/04). Kepastian tersebut disampaikan Menteri Nuh saat menggelar konferensi pers di Kantor Kemdikbud, Rabu (17/04) sore.

Mendikbud mengatakan, seluruh logistik untuk UN besok telah sampai di 11 provinsi pada hari Rabu (17/04), dan saat konferensi pers berlangsung, logistik tersebut sedang dalam perjalanan menuju titik akhir distribusi. "Mobilisasi sampai ke provinsi sudah selesai. Kalau ada kabupaten kota yang belum menerima, iya, sekarang masih bergerak," katanya.

Pada tanggal 16 April 2013, Mendikbud telah dipanggil oleh Presiden SBY bersama dengan KSAU dan Kapolri. Dalam pertemuan tersebut, Presiden memberi arahan untuk mengerahkan semua tenaga untuk membantu distribusi logistik UN di 11 provinsi tersebut. "Saat saya dipanggil presiden, beliau memberi arahan yang sangat jelas. Ini tugas negara, jadi kerahkan seluruh sumber daya untuk membantu mobilisasi distribusi soal," terangnya.

Menurut Menteri Nuh, yang paling sulit dari seluruh proses UN ini adalah mobilisasi logistik. Setelah mendapat instruksi presiden, pada Selasa malam di mabes polri, Kapolri melakukan tele-conference dengan 11 Kapolda. "Kami menyampaikan persoalan dan semua Kapolda all out untuk membantu," tuturnya.

Dari hasil koordinasi tersebut, maka untuk distribusi logistik ini digunakan pesawat hercules, foker, dan helikopter untuk mobilisasi udara. Sedangkan untuk mobilisasi darat dan laut digunakan truk pengangkut dan kapal cepat. Dan Menteri Nuh menegaskan, jika dalam proses distribusi terdapat kesalahan pengiriman, maka akan segera dikembalikan ke titik yang seharusnya.

Khusus pengiriman di wilayah perbatasan dan 3T telah dilakukan lebih awal. Oleh karena itu, kata Mendikbud, jika ada kabar yang mengatakan ada provinsi yang akan mundur lagi pelaksanaan UN nya karena soal baru sampai hari ini, maka itu terlalu mengada-ada. Karena kalau yang dikaitkan itu distribusi soal, polri sudah membantu. "Logikanya, misalkan Kaltim, yang paling jauh itu Malinau, Sebatik, dan Tarakan. Justru mereka sudah terima (soal UN). Jadi kalau mereka mundur karena soalnya baru datang, itu terlalu mengada-ada," tandasnya.



Related Articles:

Leave a Reply

Arsip Website

 
Pengumuman UN © 2011 - 2016 Design by World Sharings. Supported by Info Online

Thanks for All friends