Iklan

 
Monday, October 13, 2014

Jumlah Perguruan Tinggi Snmptn dan Sbmptn Bertambah

0 comments
Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Snmptn sebagai 2 (dua) pola seleksi yang secara rutin diselenggarakan secara bersama oleh puluhan perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia. Pelaksanaan seleksi dalam satu sistem terpadu dan diselenggarakan Kemdikbud tersebut jumlahnya kemungkinan bakal bertambah banyak. Karena, 6 Oktober 2014, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah meresmikan 12 perguruan tinggi negeri (PTN) baru. Peresmian dilaksanakan di Markas Komando Armada RI Kawasan Timur, Surabaya, Senin 06 Oktober 2014.


Keduabelas PTN (Perguruan Tinggi Negeri) yang baru diresmikan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY adalah:


1. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
2. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
3. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
4. Universitas Timor
5. Institut Teknologi Sumatera
6. Institut Teknologi Kalimantan
7. Institut Seni dan Budaya Indonesia Tanah Papua
8. Institut Seni dan Budaya Indonesia Aceh
9. Institut Seni dan Budaya Indonesia Bandung
10. Universitas Singaperbangsa
11. Politeknik Negeri Cilacap
12. Polteknik Negeri Indramayu


Dari sejumlah PTN baru tersebut, beberapa PTN di antaranya merupakan konversi dari perguruan tinggi swasta. Contohnya, tiga Universitas Pembangunan Nasional Veteran yang berada di Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya, yang telah melalui proses pengalihan aset pada 5 September 2014, dan Universitas Singaperbangsa dan Politeknik Indramayu yang juga telah melakukan pengalihan aset pada 19 September 2014.

Mendikbud Prof. DR. H. Mohammad Nuh, DEA mengatakan, peresmian 12 perguruan tinggi negeri ini adalah bagian dari Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan sendiri. Beliau berharap dengan adanya perguruan tinggi negeri di seluruh daerah perbatasan di Indonesia ini dapat mendorong anak-anak bangsa untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Nantinya rakyat yang kurang mampu dapat mengakses perguruan tinggi. Sebab, perguruan tinggi itu disubsidi oleh Pemerintah. Jadi, rakyat tidak perlu keluarkan biaya mahal. Karena ini perguruan tinggi negeri, jadi dibiayai oleh pemerintah.

Sementara PTN yang sudah sejak lama beroperasi, termasuk yang ikut menyelenggarakan Snmptn dan Sbmptn, jumlahnya lebih dari 60 PTN, berikut kami sampaikan daftar selengkapnya :



Perguruan Tinggi Negeri Wilayah I:

1. Universitas Syiah Kuala (UNSYIAH)

2. Universitas Malikussaleh (UNIMAL)

3. Universitas Negeri Medan (UNIMED)

4. Universitas Sumatera Utara (USU)

5. Universitas Negeri Padang (UNP)

6. Universitas Andalas (UNAND)

7. Universitas Riau (UNRI)

8. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska)

9. Universitas Jambi (UNJA)

10. Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah)

11. Universitas Sriwijaya (UNSRI)

12. Universitas Negeri Bangka Belitung (UBB)

13. Universitas Bengkulu (UNIB)

14. Universitas Lampung (UNILA)

15. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA)

16. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

17. Universitas Indonesia (UI)

18. Universitas Islam Negeri Jakarta (UIN Jakarta)

19. Institut Pertanian Bogor (IPB)

20. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

21. Institut Teknologi Bandung (ITB)

22. Universitas Padjadjaran (UNPAD)

23. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD)

24. Universitas Tanjungpura (UNTAN)


PTN Penyelenggara Snmptn Wilayah II:

1. Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED)

2. Universitas Negeri Semarang (UNNES)

3. Universitas Diponegoro (UNDIP)

4. Universitas Sebelas Maret (UNS)

5. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

6. Universitas Gadjah Mada (UGM)

7. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka)


PTN Penyelenggara Snmptn Wilayah III:

1. Universitas Negeri Surabaya (UNESA)

2. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

3. Universitas Airlangga (UNAIR)

4. Universitas Trunojoyo (UNIJOYO)

5. Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel (Iain Sunan Ampel)

6. Universitas Negeri Malang (UM)

7. Universitas Brawijaya (UB)

8. Universitas Islam Negeri Malang (UIN Malang)

9. Universitas Jember (UNEJ)

10. Universitas Udayana (UNUD)

11. Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA)

12. Universitas Mataram (UNRAM)

13. Universitas Nusa Cendana (UNDANA)

14. Universitas Palangka Raya (UNPAR)

15. Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM)

16. Universitas Mulawarman (UNMUL)

17. Universitas Borneo Tarakan(UBT)


PTN Penyelenggara Snmptn Wilayah IV:

1. Universitas Negeri Makassar (UNM)

2. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UIN Alauddin)

3. Universitas Hasanuddin (UNHAS)

4. Universitas Tadulako (UNTAD)

5. Universitas Haluoleo (UNHALU)

6. Universitas Negeri Gorontalo (UNG)

7. Universitas Negeri Manado (UNIMA)

8. Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT)

9. Universitas Pattimura (UNPATTI)

10. Universitas Khairun (UNKHAIR)

11. Universitas Negeri Papua (UNIPA)

12. Universitas Cenderawasih (UNCEND)

13. Universitas Musamus Merauke (Unimmer)



Semoga informasi Perguruan Tinggi Snmptn dan Sbmptn untuk Seleksi 2015 bermanfaat, Amin Ya Rabbal Alamin!

Sumber :
- kemdikbud
Read more
Sunday, June 22, 2014

Jadwal Pengumuman Kelulusan Ujian Sekolah SD/MI Tahun 2014

0 comments
Berbeda dengan Ujian Nasional untuk SMA/MA dan SMK sederajat, juga beda dengan Pengumuman Kelulusan Ujian Nasional untuk SMP/MTs, Ujian Sekolah SD/MI Tahun 2014 publikasi kelulusannya bervariasi. Namun walaupun demikian Pemerintah memberikan batasan bahwa Pengumuman Kelulusan Ujian Sekolah (paling cepat) Minggu ke-III Juni 2014. Serta disampaikan oleh Satuan Pendidikan paling lambat minggu keempat bulan Juni 2014, demikian seperti diatur dalam POS Ujian Sekolah SD/MI sederajat.

Pengumuman hasil Ujian Nasional SD/MI yang berubah menjadi Ujian Sekolah SD/MI untuk beberapa daerah sudah dituntaskan. Sebagai contoh di wilayah Jawa barat, sudah banyak yang menyampaikan kelulusan bahkan sudah banyak yang mengadakan acara kelulusan Kelas 6 dan Kenaikan kelas (1-5) di satuan pendidikannya (di sekolahnya>, contohnya di wilayah Kabupaten Ciamis Jawa Barat.

Namun di sebagian daerah, satuan pendidikan masih ada yang belum Pengumuman Kelulusan Ujian Sekolah SD/MI Tahun 2014. Sebagai contoh di wilayah Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Seperti disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lombok Tengah, H. Sumum mengatakan bahwa pengumuman hasil ujian Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtida’iyah (SD/MI) akan dilakukan pada minggu ketiga atau akhir Juni 2014 mendatang.

Untuk lebih jelasnya, berikut kami akan sampaikan Jadwal Ujian Nasional dan Jadwal Pengumuman hasil Kelulusan Ujian Sekolah SD/MI, selamat menyimak!



Jadwal US/M SD/MI 2014


No.Hari dan Tanggal JamMata Pelajaran
1 US : Senin, 19 Mei 2014
US Susulan : Selasa, 01 Juli 2014
07.30 - 09.30 Bahasa Indonesia
2 US : Selasa, 20 Mei 2014
US Susulan : Rabu, 02 Juli 2014
07.30 - 09.30 Matematika
3 US : Rabu, 21 Mei 2014
US Susulan : Kamis, 03 Juli 2014
07.30 - 09.30 Bahasa Inggris




Jadwal Pengumuman Kelulusan Ujian Sekolah


No.Jenjang Jadwal PengumumanPenanggung Jawab
1 SD/MI Minggu ke-III Juni 2014 *) Pelaksana US Satuan Pendidikan
2 Program Paket A Minggu ke-III Juni 2014 *) Pelaksana US Satuan Pendidikan

*) Menurut POS Ujian Sekolah SD/MI sederajat bahwa pengumuman kelulusan di sampaikan oleh Satuan Pendidikan paling lambat minggu keempat bulan Juni 2014.

Demikianlah informasi Pengumuman Kelulusan Ujian Sekolah SD/MI Tahun 2014 kami sampaikan, semoga bermanfaat! Amin Ya Rabbal Alamin!


Sumber-sumber:

1) Peraturan Mendikbud No. 102 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Ujian Sekolah pada SD/MI, SDLB, dan Program Paket A (Ula)
2) Peraturan Kepala Balitbang Kemdikbud No. 001/H/HK/2014 tentang POS Penyelenggaran Ujian Sekolah pada SD/MI, SDLB, dan Program Paket A (Ula) tahun pelajaran 2013/2014
Read more
Friday, June 13, 2014

Pengumuman Kelulusan UN SMP/MTs Tahun 2014

1 comments
Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Prof. Ir. Nizam, M.Sc.DIC,Ph.D pada tanggal 09 Juni mengatakan bahwa terkait Ujian Nasional SMP/MTs dan sederajat, secara nasional pemindaian LJUN (Lembar Jawaban Ujian Nasional) SMP/MTs sudah selesai serta telah diproses dan dinilai di Puspendik (Pusat Penilaian Pendidikan).

Kepala Puspendik mengakui, masih adanya sekolah di beberapa kabupaten yang masih dalam tahap verifikasi karena kurang data, seperti nilai sekolah yang belum lengkap. Namun ia menjamin, hal itu tidak sampai menghambat jadwal pengumuman hasil UN SMP. Ia mengatakan, pengumuman UN SMP 2014 akan dilakukan tepat waktu sesuai prosedur operasional standar (POS) UN, artinya Pengumuman Kelulusan UN SMP/MTs akan disampaikan pada tanggal 14 Juni 2014.

Proses pemindaian LJUN SMP dilakukan berbeda dengan pemindaian LJUN SMA/SMK. LJUN SMA/SMK dilakukan oleh perguruan tinggi negeri yang telah ditunjuk di masing-masing provinsi. Sedangkan pemindaian LJUN SMP dilakukan oleh dinas pendidikan provinsi yang kemudian mengirimkan hasil pemindaiannya ke Puspendik Kemdikbud. Terkecuali beberapa sekolah Indonesia di luar negeri ada yang dikirim langsung ke Puspendik untuk dipindai.

Sebagai informasi bahwa Ujian Nasional (UN) SMP telah berlangsung pada tanggal 5-8 Mei 2014 lalu. namun berkat kerja keras Panitia, proses pemindaian lembar jawaban UN (LJUN) SMP telah rampung tepat sesuai target, yaitu 9 Juni 2014. Selain itu, pengecekan atau verifikasi data dan proses penilaian UN SMP juga telah selesai.

Kemdikbud merilis peraih nilai tertinggi Ujian Nasional (UN) SMP/Mts tahun 2014. Berbeda dengan UN SMA/MA yang dilakukan pemeringkatan skala nasional, untuk tingkat SMP, Kemendikbud mengeluarkan peringkat di 35 provinsi. Sistem pemeringkatan seperti ini dibuat dengan tujuan untuk menghargai kinerja daerah. Karena di tingkat provinsi dibuat, tapi tidak untuk nasional.

Hal tersebut disampaikan Wamendikbud Musliar dalam jumpa pers pemaparan hasil UN SMP di Kemendikbud, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (13/6/2014). Musliar menambahkan, fasilitas pendidikan SMP di tiap daerah berbeda-beda, sehingga tidak bisa dibanding-bandingkan.

Berikut pemeringkatan hasil ujian nasiional SMP/MTs di daerahnya :


Siswa SMP/MTs yang mendapatkan peringkat tertinggi di provinsinya



No.ProvinsiNama SiswaNilaiAsal SMP/MTs
1 DKI Jakarta JILAN ZAHRA JAUHARA RAKHMAD 39,75 SMP NEGERI 99 JAKARTA
2 Jawa Barat MUHAMMAD IQBAL ARDIANSYAH 39,20 SMP NEGERI 2 BANDUNG
3 Jawa Tengah REVI ALVIN RAZAQI 39,20 SMP NEGERI 1 SEMARANG
4 DI Yogyakarta ATHAYA PRIMA DANAKERTI 39,40 SMP NEGERI 9 YOGYAKARTA
5 Jawa Timur MUTI ATUL KHOIRIYAH 39,40 MTS MIFTAHUL ULUM SUMENEP
6 Aceh FATHUR RAHMAN WIBISONO 39,50 SMP NEGERI ARUN LHOKSEUMAWE
7 Sumatera Utara HASNAN PRATAMA SITORUS 39,75 SMP SWASTA AL-MUSLIMIN PANDAN TAPANULI TENGAH
8 Sumatera Barat CASIMIRO RINO KUSWANTO 39,40 SMP MARIA PADANG
9 Riau ATIKA DWI SEFTIANY 39,40 SMP NEGERI 1 PEKANBARU
10 Jambi REZKI ANANDA PUTRI 38,50 SMP NEGERI 1 JAMBI
11 Sumatera Selatan HAMMAM ARIB BALMA 38,75 SMP NEGERI 2 LUBUKLINGGAU
12 Lampung NOVAN HARIKAS JUON 39,00 SMP NEGERI 2 BANDAR LAMPUNG
13 Kalimantan Barat MANDA PETRINA 39,10 SMP IMMANUEL PONTIANAK
14 Kalimantan Tengah NOSA WAHYU SURYOHUTOMO 38,60 SMP NEGERI 2 PALANGKA RAYA
15 Kalimantan Selatan FIRDA AURELIA ANANDA 38,80 SMP NEGERI 6 BANJARMASIN
16 Kalimantan Timur WENING CAHYANI PUTRI 38,75 SMP NEGERI 1 BALIKPAPAN
17 Sulawesi Utara AMELIA ANASTASIA ANTAKUSUMAN 38,15 SMP KRISTEN EBEN HAEZAR 2
18 Sulawesi Tengah KIRAN SALSABILAH 39,35 SMP AL-AZHAR PALU
19 Sulawesi Selatan INKA MARIA BRILLIANT SINAY 39,20 SMP NEGERI 30 MAKASSAR
20 Sulawesi Tenggara MUHAMAD ACHIR SUCI RAMADHAN 38,10 SMP NEGERI 9 KENDARI
21 Maluku ESA EGISTIAN HARTADI 38,05 SMP NEGERI 2 AMBON
22 Bali LUH AYU NANAMY KES 39,40 SMP NEGERI 1 KUTA
23 NTB BAIQ DIAH KOMALA SARI 39,20 SMP NEGERI 1 MONTONG GADING LOMBOK TIMUR
24 NTT VIRGILIUS MARTIN KELAKE KEDANG 39,15 SMPS ST. PIUS X KABUPATEN LEMBATA
25 Papua RATNASARI TOATUBUN 38,60 SMP NEGERI 5 JAYAPURA
26 Bengkulu FADIYA NURFADHILA 38,55 SMP NEGERI 1 CURUP
27 Maluku Utara FARIYANI RATO 37,30 MTS HARISUL KHAIRAAT KOTA TIDORE
28 Bangka Belitung NABILA DHIA ALIFA RAHMAH 39,00 SMP NEGERI 2 GERUNGGANG, PANGKALPINANG
29 Gorontalo SITI AISAH 37,15 SMP NEGERI 3 WONOSARI BOALEMO
30 Banten AKMAL ALFARIZI 39,20 SMP NEGERI 1 SERANG TANGERANG
31 Kepulauan Riau JESICA 39,40 SMPS YOS SUDARSO BATAM
32 Sulawesi Barat RATIVIDIAWATI 37,20 SMP NEGERI 1 MAMBI, MAMASA
33 Papua Barat JAINAB LEWATAKA 37,35 SMP PERSIAPAN MAGEY RAJA AMPAT
34 Kalimantan Utara FERIAWAN 38,50 SMP NEGERI 1 TARAKAN


Selain itu, Wakil Menteri Pendidikan Musliar Kasim mengatakan siswa tak lulus dari Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama / Madrasah Tsanawiyah sebanyak 2.335 orang. Jumlah itu 0.06 persen dari total peserta ujian nasional yakni 3.773.372 orang. Pengumuman resmi di masing-masing sekolah hasil Ujian Nasional ini akan dilakukan hari ini, Sabtu, 14 Juni 2014.

Daerah yang paling banyak tidak lulus dari segi persentase adalah Provinsi Aceh, Sulawesi Barat dan Kalimantan Utara. Yang paling sedikit adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah, demikian diterangkan Musliar di gedung Kementerian Pendidikan pada Jumat, 13 Juni 2014.

Adapun jumlah kelulusan siswa mencapai 99,94 persen sejumlah 3.771.037 orang. Persentase kelulusan itu meningkat dari tahun sebelumnya yang 99,56 persen.

Menurut Musliar, faktor ketidaklulusan siswa karena masalah teknis. Banyak kasus siswa tidak mengikuti ujian salah satu mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, dan Matematika. Meski ditambahi soal-soal internasional tapi tidak mempengaruhi kelulusan siswa.”

Tahun ini, sistem penilain untuk kelulusan siswa SMP berbeda dengan tahun sebelumnya. Sistem penentu kelulusan tahun ini mempertimbangkan 60 persen hasil nilai Ujian Nasional dan 40 persen hasil nilai Ujian Sekolah. Siswa dinyatakan lulus jika nilai rata-rata Ujian Nasional 5,5 dan tidak ada nilai kurang dari 4 dari setiap mata pelajaran yang diujikan.

Selain itu, beberapa soal di mata pelajaran yang diujikan juga berstandar internasional. Standar internasional itu adalah program PISA (Programme for International Student Assessment). Standar ini berlaku di negara-negara maju yang tergabung dalam Organisation for Economic Cooperation and Develompment (OECD).

Salah satu hal yang patut disyukuri adalah bahwa nilai UN murni tahun ini juga lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, yaitu dari 6,1 menjadi 6,52. Pihak Kemdikbud menyatakan bahwa lebih dari 70 persen peserta Ujian Nasional berhasil menjawab dengan benar soal PISA yang dimasukan dalam soal.


Demikian informasi sementara mengenai Pengumuman Kelulusan UN SMP/MTs tahun pelajaran 2013/2014. Insya Allah kami akan berikan tambahan informasi secepatnya. Semoga bermanfaat, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- Kemdikbud


Read more
Saturday, May 31, 2014

Jadwal Pengumuman Kelulusan UN SMP/MTs Tahun 2014

0 comments
Kegiatan Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (UN SMP/MTs), SMPLB, dan UN Paket B/Wustha telah selesai digelar dengan lancar selama 4 (empat) sejak hari Senin, 5 Mei 2014 s.d. hari Kamis, 8 Mei 2014. Secara nasional jumlah peserta UN SMP/MTs diikuti oleh sekitar 3.902.938 pelajar sedangkan peserta Paket B/Wustha (setara SMP/MTs) sekitar 227.743 orang peserta.

Dikabarkan para siswa pun tidak bermasalah dengan tingkat kesulitan soal ujian karena dikatakan sesuai dengan kisi-kisi yang diberikan oleh Pemerintah (Kemdikbud/BNSP).

Berikut kami sampaikan Jadwal Kegiatan Ujian Nasional SMP/MTs yang sudah selesai dilaksanakan dengan lancar :


Jadwal Kegiatan Ujian Nasional SMP/MTs/SMPLB 2014


No.Hari dan Tanggal JamMata Pelajaran
1 UN : Senin, 5 Mei 2014
UN Susulan : Senin, 12 Mei 2014
07.30 - 09.30 Bahasa Indonesia
2 UN : Selasa, 6 Mei 2014
UN Susulan : Selasa, 13 Mei 2014
07.30 - 09.30 Matematika
3 UN : Rabu, 7 Mei 2014
UN Susulan : Rabu, 14 Mei 2014
07.30 - 09.30 Bahasa Inggris
4 UN : Kamis, 8 Mei 2014
UN Susulan : Jum'at, 16 Mei 2014
07.30 - 09.30 Ilmu Pengetahuan Alam


Untuk selanjutnya adalah Jadwal Kegiatan Pengumuman Kelulusan Ujian Nasional SMP/MTs yang dijadwalkan oleh Pemerintah pada tanggal 14 Juni 2014. Dan berikut ini jadwal kegiatannya :


Kegiatan Pengolahan hasil Ujian Nasional dan Pengumuman Kelulusan Ujian Nasional SMP/MTs tahun pelajaran 2013/2014



No.KegiatanPenanggungjawabTanggal
1 UN Susulan SMP/MTs dan SMPLB Pelaksana UN Satuan Pendidikan 12–14 Mei 2014
2 Pemindaian SMP/MTs, SMPLB, SMALB dan Program Paket B/Wustha Dinas Pendidikan Provinsi 5 -23 Mei 2014
3 Pengiriman hasil pemindaian SMP/MTs dan SMPLB dan SMALB ke Pusat Dinas Pendidikan Provinsi 24 Mei 2014
4 Verifikasi dan penskoran nilai SMP/MTs dan SMPLB di Pusat Pelaksana Pusat 25 – 28 Mei 2014
5 Mencetak dan mendistribusikan blanko surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN) ke provinsi dan luar negeri Pelaksana Pusat 14 – 24 Juni 2014
6 Pengiriman nilai SMP/MTs, Program Paket B/Wustha, SMPLB dan SMALB dari Pusat ke Dinas Pendidikan Provinsi Pelaksana Pusat 9 Juni 2014
7 Pencetakan dan distribusi DKHUN SMP/MTs, SMPLB, dan Program Paket B/Wustha oleh Dinas Pendidikan Provinsi Dinas Pendidikan Provinsi 12-13 Juni 2014
8 Pengumuman kelulusan SMP/MTs, Program Paket B/Wustha, SMPLB dan SMALB di satuan pendidikan Pelaksana UN Satuan Pendidikan 14 Juni 2014
9 Pengisian dan distribusi SKHUN SMP/MTs dan SMPLB oleh Dinas Pendidikan Provinsi Dinas Pendidikan Provinsi 14 – 28 Juni 2014


Semoga saja para peserta UN SMP/MTs sederajat dapat meraih keberhasilan / kelulusan yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Kita semua mendo'akan dan Presiden RI pun Bapak Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan ucapan selamat kepada para pelajar setingkat SMP/MTs yang mengikuti Ujian Nasional (UN) 2014. Serta beliau berharap agar sukses serta lulus dengan hasil terbaik.

Semoga bermanfaat, Amin Ya ALlah Ya Rabbal Alamin!
Read more
Monday, May 19, 2014

Cara Pengumuman Ujian Nasional SMA/SMK Tahun 2014

0 comments
Untuk mempublikasikan hasil kelulusan ujian nasional kepada siswa, seperti UN SMA/SMK Tahun 2014 dapat ditempuh berbagai cara atau media. Cara atau media yang ditempuh bisa beragam, seperti pengumuman kelulusan di sekolah (satuan pendidikan), melalui ponsel (sms), dengan e-mail, melalui jasa pos, pertemuan mengundang orang tua, atau juga bisa via website sekolah atau dinas pendidikan di daerah tertentu.

Yang terpenting bahwa apapun cara yang ditempuh oleh pihak sekolah, tetap harus merujuk kepada Prosedur Operasi Standar (POS) UN SMA/SMK yang telah ditetapkan. Dalam POS diantaranya memuat ketentuan-ketentuan seperti :

Bahwa Pengumuman Kelulusan SMA/MA, SMK/MAK, Program Paket C dan Program Paket C Kejuruan dilaksanakan di satuan pendidikan, dan penanggung jawabnya adalah Pelaksana UN Satuan Pendidikan (20 Mei 2014)

Bahwa Pengumuman kelulusan SMP/MTs, Program Paket B/Wustha, SMPLB dan SMALB dilaksanakan di satuan pendidikan, dan penanggung jawabnya adalah Pelaksana UN Satuan Pendidikan (14 Juni 2014).


Berikut kami sampaikan contoh-contoh cara penyampaian Pengumuman Ujian Nasional SMA/SMK yang ditempuh sekolah :

Pengumuman Kelulusan via Website



  1. Dinas Pendidikan Kota Padang Sumatera Barat menyatakan kemungkinan pemberitahuan kelulusan Ujian Nasional 2014 bagi pelajar di daerah setempat kembali melalui website. |
  2. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY | menggunakan website untuk beberapa sekolah
  3. Kota Yogyakarta | pengumuman kelulusan akan dilakukan dengan menggunakan website masing-masing sekolah maupun dengan mengirimkan pemberitahuan kelulusan melalui e-mail (surel) ke seluruh siswa.


Pengumuman Kelulusan dengan Cara SMS


  1. Selain melalui website, Dinas Pendidikan Kota Padang Sumatera Barat juga menyatakan kemungkinan pemberitahuan kelulusan Ujian Nasional 2014 bagi pelajar di daerah setempat kembali melalui pesan singkat (SMS). |


Pengumuman Kelulusan dengan Menggunakan Pos


  1. Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bandung mengumumkan kelulusan UN melalui surat yang dikirimkan melalui pos |
  2. Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah |
  3. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY | selain menggunakan website juga hasil UN diantar ke rumah siswa sebagai langkah antisipasi terhadap kejadian yang tak diinginkan.
  4. Kabupaten Bandung |


Pengumuman Kelulusan dengan Cara pertemuan mengundang orang tua


  1. Dinas Pendidikan Kota Semarang, menerapkan Cara pertemuan mengundang orang tua disamping cara website sekolah dan via pos
  2. Kabupaten Bandung | selain dengan jasa pos juga untuk beberapa sekolah diumumkan di sekolahnya dengan cara mengundang orang tua siswa


Kesimpulannya, apa pun cara atau media kelulusan yang dipakai untuk Pengumuman Ujian Nasional 2014 harus berpatokan pada peraturan POS UN sebagai berikut :

Sekolah/madrasah/Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat/Sanggar Kegiatan Belajar mengumumkan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan paling lambat:
1). tanggal 20 Mei 2014 untuk SMA/MA, SMK/MAK, Program Paket C, dan Program Paket C Kejuruan; dan
2). tanggal 14 Juni 2014 untuk SMP/MTs, SMPLB, SMALB, dan Paket B/Wustha.


Semoga bermanfaat, Amin Yaa Allah Yaa Rabbal Alamin!
Read more

Hasil Kelulusan UN SMA/MA dan SMK/MAK Tahun Pelajaran 2013/2014

2 comments
Puji dan Syukur marilah kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa Pemerintah telah menyampaikan hasil kelulusan ujian nasional (UN) untuk tingkat SMA/MA dan SMK/MAK pada hari ini tanggal 19 Mei 2014. Adapun pengumuman kelulusan untuk siswa/siswi tetap dijadwalkan besok, Selasa tanggal 20 Mei 2014 tanpa ada perubahan jadwal.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh hari ini, Senin (19/05/2014), telah memberikan penjelasan tentang hasil Ujian Nasional (UN) SMA/MA dan SMK/MAK 2014. Konferensi pers mengenai hasil UN SMA/MA dan SMK/MAK tahun 2014 telah berlangsung di Gedung Ki Hajar Dewantara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pukul 11.00 WIB s.d. selesai.

Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, bahwa tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) jenjang SMA/MA tahun 2014 mencapai 99,52 persen. Dari total peserta UN SMA/MA yang berjumlah 1.632.757 siswa, sebanyak 7.811 (0,48 persen) dinyatakan tidak lulus UN.

Demikian seperti dijelaskan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh saat menggelar jumpa pers mengenai hasil UN SMA/SMK tahun pelajaran 2014 di Gedung Ki Hajar Dewantara Kemdikbud, Jakarta, (19/05/2014). Mendikbud juga menjelaskan tingkat kelulusan untuk jenjang SMK/MAK, yaitu sebesar 99,90 persen. Dari 1.171.907 peserta UN SMK/MAK, ada 1.159 siswa yang tidak lulus.

Kelulusan peserta didik SMA/MA dan SMK/MAK ditetapkan berdasarkan perolehan nilai akhir (NA). Nilai akhir merupakan gabungan dari 60 persen nilai UN dan 40 persen nilai ujian sekolah/madrasah. Peserta didik SMA/SMK/MA/MAK dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata NA paling rendah 5,5 dan nilai mata pelajaran paling rendah 4,0.

Dari keseluruhan nilai nasional, terdapat 16.497 sekolah (89,40 persen) dengan tingkat kelulusan 100 persen. Sementara itu tidak ada sekolah dengan tingkat kelulusan 0 persen.

Mohon diperhatikan : Hasil Kelulusan yang ditampilkan di website ini bersifat general (umum). Untuk mengakses hasil kelulusan siswa bisa menghubungi sekolah masing-masing. Atau tergantung cara yang ditempuh oleh oleh pihak sekolah (satuan pendidikan), apakah di umumkan via website, e-mail, dikirim via pos, dengan mengundang orang tua siswa ke sekolah, via Sms, dan media lainnya). Terima kasih!!


Berikut kami sampaikan para peraih nilai tinggi tingkat nasional untuk tingkat SMA/MA :


Jurusan IPA


  1. Ryan Aditya Moniaga dengan nilai UN 58,05 | Asal Sekolah : SMA Kanisius, DKI Jakarta
  2. Annisa Azalia Herwandani dengan nilai un 57,65 | Asal Sekolah : dari SMAN 2 Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat
  3. Hashina Zulfa dengan nilai UN 57,65 | Asal Sekolah : dari SMAN 1 Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
  4. Sulistia Fitriaty dengan nilai UN 57.45 | Asal Sekolah : dari SMAN 39 Jakarta, DKI Jakarta
  5. Fenita Adina Santoso dengan nilai un 57,35 | Asal Sekolah : dari SMAN 1 Pekalongan, Jawa Tengah
  6. Felix Utama dengan nilai UN 57,30 | Asal Sekolah : dari SMA Kristen 1 BPK Penabur, DKI Jakarta
  7. A A Istri Citra Larasati dengan nilai UN 57,25 | Asal Sekolah : dari SMAN 1 Denpasar, Bali
  8. Alief Moulana dengan nilai UN 57,20 | Asal Sekolah : dari SMA Pribadi, Kota Bandung, Jawa Barat
  9. Fitra Febrina dengan nilai UN 57,20 | Asal Sekolah : dari SMAN 1 Medan, Sumatra Utara | Asal Sekolah :
  10. Ranisa Larasati, nilai UN 57,05 | Asal Sekolah : dari SMAN 2 Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat



Jurusan IPS

  1. Nur Afifah Widyaningrum dengan nilai UN 55,85 | Asal Sekolah : dari SMAN 1 Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
  2. Rikko Sajjad Nuir dengan nilai UN 55,70 | Asal Sekolah : dari SMAN 8 Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
  3. Afdhal Nur Muhammad Daulay dengan nilai UN 55,50 | Asal Sekolah : dari SMAN 1 Matauli Pandan, Sumatra Utara
  4. Fauzan Alfiansyah Hasibuan dengan nilai UN 55,40 | Asal Sekolah : dari SMAN 1 Matauli Pandan, Sumatra Utara
  5. Clara Feliciani Sesiawan dengan nilai UN 55,35 | Asal Sekolah : dari SMA Santa Ursula BSD, Banten
  6. Utami Ratnasari dengan nilai UN 55,25 | Asal Sekolah : dari SMAN 4 Denpasar, Bali
  7. Aprillia Dwi Harjanti dengan nilai UN 55,05 | Asal Sekolah : dari SMAN 1 Kudus, Jawa Tengah
  8. Dinda Dea Pramaputri dengan nilai UN 54,.95 | Asal Sekolah : dari SMAN 70 Jakarta, DKI Jakarta
  9. Margaretha Silia Kurnia Herin dengan nilai UN 54,95 | Asal Sekolah : dari SMAN 1 Depok, Jawa Barat
  10. Naruti Afifah dengan nilai UN 54,95 | Asal Sekolah : dari SMAN 3 Surakarta, Jawa Tengah

Dalam paparannya tentang hasil UN 2014 di Kemdikbud, Senin (19/5/2014), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh memaparkan, SMAN 1 Yogyakarta menempatkan tiga siswanya dalam 10 besar perolehan hasil UN tertinggi tahun ini di kedua jurusan tersebut. Sedangkan siswa SMAN 4 Denpasar, yang tahun lalu menjadi pemegang rekor nilai UN SMA tertinggi, tetap masuk dalam 10 besar nasional UN 2014 di kelompok ujian IPS. Terkait dugaan kecurangan yang terjadi selama penyelenggaraan UN, Mendikbud mengatakan hal tersebut sulit dibuktikan melihat hasil analisis perolehan nilai UN yang nilai rata-rata setiap mata pelajarannya mencapai nilai 5 ke atas. "Agak susah diterima dengan logika yang simpel kalau ada kecurangan yang masif rata-rata bisa 5 koma. Kami tetap berdasarkan realita analisis," tuturnya. Suatu pesan moral yang patut dipatuhi yang ditujukan pada siswa-siswi yang telah berhasil lulus ujian, agar mengekspresikan kegembiraannya dengan cara yang tidak berlebihan. Terutama untuk seragam sekolah, dihimbau agar tidak dicoret-coret. Bersyukur harus namun tidak boleh yang membangkitkan kemubaziran. Kalau sudah berhasil, bajunya dilepas dan diberikan kepada adik-adiknya yang lain, itu lebih bermanfaat. Untuk siswa yang belum berhasil akan diberi dua kesempatan. Pertama, bisa mengikuti ujian nasional Paket C dan atau ujian nasional Paket C kejuruan yang akan diselenggarakan pada bulan Agustus mendatang, atau bisa mengulang ujian nasional tahun depan. Para siswa tidak perlu berputus asa, ini bagian dari perjalanan hidup. Persiapkan diri saja untuk ujian paket C. Ketidaklulusan peserta UN SMA/MA dan SMK/MAK disebabkan oleh dua hal : Pertama, rata-rata nilai di bawah 5,5, dan atau Kedua, salah satu mata pelajaran atau lebih bernilai di bawah 4. Rumus penilaian juga tidak berubah, nilai akhir merupakan gabungan 60 persen UN murni ditambah 40 persen nilai sekolah/madrasah. Syaratnya sama, nilai akhir rata-rata 5,5, dan tidak boleh ada nilai masing-masing mata pelajarannyanya di bawah 4. Jadi meskipun ada dapat 8 tapi ada juga dapat 3, tetap tidak lulus ujian nasional (UN). Sumber: Kemdikbud
Read more

Arsip Website

 
Pengumuman UN © 2011 Design by World Sharings. Supported by Google docs viewer

Thanks for All friends